Photo: Ilustrasi-net/Ist
Berita Otomotif, (harapanrakyat.com),-
Libur akhir tahun 2017 ini sepertinya tak lengkap jika tidak berpelesiran. Untuk mencapai tujuan, menyewa mobil bisa menjadi pilihan yang paling tepat, sehingga Anda tak perlu lagi memikirkan biaya pemeliharaan.
Namun, bagi Anda yang senang menghibur diri dengan cara mendengarkan lagu-lagu atau video pada smartphone pribadi, kemudian mencolokkannya ke sistem infotainment mobil rental, hal itu harus dihentikan.
Menurut laporan dari Privacy International, saat mencolokan kabel smartphone ke sistem infotainment, hal itu tidak hanya mengkoneksikan koleksi lagu atau video saja, tapi juga mengirimkan lokasi dan alamat rumah pribadi.
Seperti dilansir Carscoops, bahwa yang terburuk dari kebiasaan itu, data-data yang ada di telepon genggam bisa tersimpan otomatis di mobil rental, dan belum tentu data tersebut dihapus si pemilik mobil.
Solicitorand Legal Officer di Privacy International, Millie Graham Wood, menjelaskan, dari sebuah mobil rental biasanya tersimpan 5 hingga 10 identitas dengan nomor telepon yang berbeda.
“Saat terkoneksi ke bluetooth mobil, semua data akan tersimpan di sana. Bahkan, sistem infotainment pun akan memperlihatkan sistem navigasi dan sejumlah lokasi yang tersimpan di sana, dari mulai tempat tujuan serta nama si pengguna. Namun, ada pula beberapa perusahaan rental yang tak mau ambil pusing. Mereka minta menghapus data sendiri setelah selesai menyewa mobil,” kata Millie.
Menanggapi masalah tersebut, perusahaan otomotif asal Jepang, Nissan, ikut angkat bicara. Menurut Nissan, pihaknya tak bisa bertanggung jawab lantaran mobil yang digunakan milik perusahaan rental.
“Karena ini kendaraan rental, Nissan tidak memiliki akses atau kontrol pada mobil untuk mereset di setiap mobil rental. Diharapkan pelanggan maupun pihak perusahaan rental melakukan reset sendiri,” kata Nissan. (Eva/R3/HR-Online)