Banjar, (harapanrakyat.com),- Dana bantuan gempa tahap kedua akan segera cair, namun mengenai kapan waktu pencairannya belum bisa dipastikan. Hal itu diungkapkan Kasie. Linmas Kantor Pemberdayaan Masyarakat, Kesatuan Bangsa dan Linmas Kota Banjar, Abdul Aziz, saat dutemui HR di ruang kerjanya, Selasa (21/12).
Menurut Aziz, dana tersebut saat ini sudah ada dalam rekening Kelompok Masyarakat (Pokmas), tapi proses pencairannya harus melalui beberapa tahapan.
“Walaupun dananya sudah ada di rekening, pengambilannya tidak semudah seperti mengambil uang tabungan sendiri. Pencairan uang untuk korban gempa ini prosesnya harus ada tanda tangan dari Ketua berikut Bendahara Pokmas, dan itu pun perlu diantar oleh fasilitator,” katanya.
Kemudian, fasilitator akan mendatangi anggota Pokmas di masing-masing tempat. Namun tentunya anggota tersebut sudah terdaftar, baru dana bisa dicairkan. Dalam hal ini, lanjut dia, pihaknya hanya sebagai pengumpul data saja, karena sebelum dilakukan pencairan, terlebih dahulu diadakan pengecekan ke lapangan.
Dan, pengecekan di lapangan sudah berlangsung dari tanggal 20 Desember 2010. Dikatakan Aziz, mudah-mudahan dalam dua hari sudah dapat selesai, sehingga para korban gempa yang belum menerima bantuan di tahap pertama, bisa secepatnya menerima bantuan.
“Perlu diketahui, bagi anggota Pokmas yang belum menerima bantuan di tahap pertama, kemudian saat melakukan perbaikkan rumahnya menggunakan dana talang pribadi, nanti akan mendapatkan jatah uang 100%,” tandasnya.
Sedangkan, bagi anggota Pokmas yang rumahnya belum diperbaiki akan mendapatkan jatah 50%, dan 50% lagi akan diberikan setelah perbaikanya sudah selesai. Hal itu sesuai dengan peraturan dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Ditemui di tempat terpisah, Bagian Ekbang Kec. Pataruman, Maemunah, mengatakan, untuk pencairan dana gempa memang melalui Pokmasnya masing-masing.
“Misalnya, korban tersebut ada di wilayah Cikabuyutan Barat, Kel. Hegarsari. Maka kita harus tahu Ketua dan Bendahara Pokmasnya siapa, berada di RT berapa, dan fasilitatornya siapa, itu yang sangat menentukan proses pencairan nantinya,” kata Maemunah. (AM)