Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranSejarah Perjuangan Tokoh Agama Islam di Gunung Singkup Pangandaran

Sejarah Perjuangan Tokoh Agama Islam di Gunung Singkup Pangandaran

Surau tempat Kyai Abdul Hamid bermunajat dan berkumpul dengan tentara hizbullah untuk beruding menyusun strategi perang melawan penjajah Belanda. Photo: Aceng/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Gunung Singkup yang berada di wilayah Desa Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, memiliki banyak sejarah. Mulai dari berkembangnya agama Islam di Pulau Jawa hingga lahirnya tentara-tentara hizbullah yang ikut merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Sesepuh Pondok Pesantren Bustanul Afifin, KH. Holid, ketika ditemui HR Online dua pekan lalu, mengatakan, pada waktu itu tentara hizbullah yang terdiri dari masyarakat se-Priangan berkumpul dan berunding terlebih dahulu di Gunung Singkup. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, dan dipimpin oleh Kyai Abdul Hamid, seorang tokoh agama Islam dan juga tokoh masyarakat yang ikut andil dalam merebut kemerdekaan Indonesia. [Baca berita terkait; Surat Bupati Pangandaran Terkait Penebangan Hutan Bikin Masyarakat Sedikit Lega].

Di Gunung Singkup banyak peninggalan yang punya nilai sejarah. Kyai Abdul Hamid saat itu bermunajat, dan di sini pula ia menyusun setrategi perang melawan tentara Belanda ke Bandung. Menurut KH. Holid, sudah saatnya Gunung Singkup dijadikan kawasan cagar budaya karena sangat bersejarah bagi agama Islam maupun untuk Indonesia.

“Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan keaslian dan peninggalan Kyai Abdul Hamid, jangan sampai ada yang merusaknya. Dengan berhembusnya isu penebangan dari pihak Perum Perhutani, saya pribadi menolak hal itu,” tandasnya.

Selain karena nilai sejarahnya, lanjut KH. Holid, Gunung Singkup juga merupakan sumber mata air dan sumber kehidupan masyarakat, terutama di Pangandaran, Banjar dan Tasikmalaya. Sebab, banyak sungai di tiga kabupaten kota tersebut yang berhulu di Gunung Singkup.

“Mari kita pertahankan bersama dan kita minta hutan ini dijadikan hutan lindung atau cagar budaya,” kata KH. Holid. (Cenk/R3/HR-Online)

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...
Kegiatan Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Aparat Gabungan

Kegiatan Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Aparat Gabungan, Harga Tiketnya Fantastis

harapanrakyat.com,- Aparat gabungan membubarkan kegiatan adu bagong yang berlangsung di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Pasalnya, kegiatan tersebut tidak memiliki izin. Penyidik...