Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranJika Kasus Pembunuhan Mandeg, Ormas di Pangandaran Akan Ngadu ke Kemenkumham

Jika Kasus Pembunuhan Mandeg, Ormas di Pangandaran Akan Ngadu ke Kemenkumham

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Lima Ormas (Organisasi Masyarakat) di Kabupaten Pangandaran yang terdiri dari GIBAS, Pemuda Pancasila, GAN (Gabungan Anak Nelayan), Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) dan Aliansi Indonesia (AI), menyatakan sudah sepakat akan mengadu ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) apabila pihak kepolisian mandeg dalam mengungkap kasus pembunuhan dengan korban Sahli (26), yang  ditemukan tewas, di Blok Batuhiu Dusun Buniayu RT 09 RW 03 Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (18/07/2017) lalu.

“Kami hingga saat ini masih percaya polisi bisa mengungkap kasus pembunuhan Sahli. Namun, apabila kedepannya tetap saja tidak ada perkembangan dan membuat kasus ini menjadi bias, maka kami akan mengadu ke Kemenkumham,” kata Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pangandaran Eko Suwartono, saat menggelar konferensi pers, di sebuah rumah makan, di Kabupaten Pangandaran, Jum’at (04/08/2017).

Sebelumnya, Ketua LPKSM Pangandaran, Ade Vampir, mengatakan, gerakan yang dilakukan pihaknya tak lain sebagai bentuk dorongan moril kepada pihak kepolisian agar secepatnya bisa mengungkap motif dan pelaku kasus pembunuhan yang menewaskan Sahli.

“Kami berinisiatif mendorong pengungkapan kasus ini bukan tanpa alasan. Karena ketika dalam beberapa minggu ini pelaku pembunuhan belum terungkap, membuat masyarakat resah dan khawatir kasus serupa terjadi kembali di Pangandaran. Dan kasus ini pun sudah menjadi perguncingan di masyarakat,” katanya. (Mad/R2/HR-Online)

Berita Terkait

Ormas di Pangandaran Desak Polisi Ungkap Pelaku Kasus Pembunuhan di Batuhiu

Diduga Dibunuh, Mayat dengan Luka Bacok Ditemukan di Batuhiu Pangandaran

Dugaan Pembunuhan di Pangandaran, di TKP Ditemukan Kerudung dan Bungkus Komik

Sebelum Ditemukan Tewas di Batuhiu Pangandaran, Korban Pamit Pergi ke Hajatan

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...