Salah seorang siswa di SMPN 2 Banjar, tampak menangis saat petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, memberikan imunisasi campak dan rubella. Photo: Hermanto/HR.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Pelaksanaan imunisasi campak dan rubella digelar secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa, (01/8/2017). Di Kota Banjar sendiri, sasaran yang akan diimunisasi campak lebih dari 49 ribu anak, mulai usia 9 bulan hingga 15 tahun. Hal ini dilakukan untuk kekebalan terhadap penyakit campak dan rubella.
Kegiatan tersebut dilakukan di masing-masing sekolah. Kemudian, dilanjutkan pada bulan September untuk anak usia 9 bulan ke atas, atau belum masuk usia sekolah, yang pelaksanaannya di Puskesmas dan Posyandu setempat.
Dalam pelaksanaan imunisasi campak dan rubella di lingkungan sekolah, maka aktifitas belajar pun untuk sementara dihentikan sejenak. Karena, seluruh siswanya harus mengikuti imunisasi tersebut yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan secara gratis. Sebelum diberikan imunisasi, terlebih dahulu para siswa diperiksa kesehatannya oleh dokter. Hal ini untuk menjaga adanya siswa yang demam dan alergi terhadap obat.
“Hari ini serentak diimunisasi campak dan rubella. Hal ini untuk mencegah kebutaan, ketulian, hingga penyakit jantung,” kata Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, kepada sejumlah wartawan, saat menghadiri pelaksanaan imunisasi campak dan rubella di kampus SMPN 2 Banjar.
Dalam proses pelaksanaannya, beberapa siswa terlihat ada yang menangis lantaran takut jarum suntik. Sehingga, untuk memasukkan jarum suntik, petugas harus dibantu para guru guna menenangkan siswa dan menutup mata agar mempermudah imunisasi.
“Mungkin mereka takut jarum suntik jadi beberapa siswi di sini menangis saat imunisasi,” ujar Kepala SMPN 2 Banjar, Aa Hasan.
Menurut Aa Hasan, pelaksanaan imunisasi campak dan rubella di sekolahnya akan berlangsung selama dua hari, kemudian dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain yang belum melaksanakan imunisasi. (Hermanto/Koran HR)