Rembug warga yang menginginkan kejelasan soal aset lapang sepak bola atas pembangunan RS Langensari di Aula BPP Kecamatan Langensari Kota Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Meski Pemerintah Kota Banjar sudah mensosialisasikannya tahapan pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit tipe C (pratama) di Kelurahan Muktsari Kecamatan Langensari Kota Banjar yang dimulai pada bulan Mei ini, namun ternyata masih ada riak-riak dari sebagian banyak warga yang tak menyetujuinya. Alasannya, mereka mangaku belum mengetahui kejelasan soal penggantian tanah lapang sepak bola.
Menyusul kondisi demikian, LPM Kelurahan Muktisari berinisiatif mengumpulkan perwakilan dan tokoh masyarakat untuk melakukan rembug soal aset-aset yang akan tergusur tersebut di Aula BPP Kecamatan Langensari, Kamis (25/05/2017).
Dalam rembug warga tersebut, tidak tampak dihadiri dinas terkait, pemerintah kecamatan, mapun pihak ketiga. Adapun yang hadir hanya dari pemrintah kelurahan saja.
“Rembug ini khusus warga disini saja. Jadi, kami tak mengundang sejumlah intitusi lain. Harapannya, warga dapat mengungkapkan keinginan-keinginan soal aset tergusur dari pembangunan RS tersebut,” kata Ketua LPM Kelurahan Muktisari, Jejep, kepada HR Online.
Sebagai penyalur aspirasi warga, imbuhnya, Jejep mengaku siap mengakomodir dan menyampaikan kepada pihak-pihak terkait. Selain itu, ia juga mengaku akan tetap mendorong kepada warga agar pelaksanaan pekerjaan RS bisa tetap berjalan.
“Meski begitu, harus ada kesepakatan terlebih dahulu yang dituangkan dalam MoU antara warga dan Pemkot Banjar agar semua ini berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua LPM Kelurahan Muktisari, Eman Sulaeman, mengungkapkan, bila dalam tahap pembangunan RS masih ada riak-riak yang berkembang di tengah-tengah masyarakat soal keberadaan aset yang masih belum jelas, yakni lapang sepak bola.
“Dari pertemuan ini akan kami sampaikan berita acara serta daftar hadir ke Pemkot Banjar melalui bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Selain itu, kami juga akan meminta hearing kepada DPRD Banjar agar keinginan warga ini didukung,” katanya yang juga selaku sekretaris tim dalam membantu pihak ketiga mensukseskan pembangunan RS. (Nanks/R6/HR-Online)