Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tengah digelar secara serentak mulai hari Selasa hingga Kamis (02-05/05/2017) dan hari Senin (08/05/2017).
Namun, lebih dari separuh jumlah SMP/MTs di Kota Banjar yang masih belum melaksanakannya menggunakan komputer atau masih melaksanakan ujian secara manual. Salah satunya di SMPN 4 Banjar, di hari pertama ujian, siswa peserta sudah hadir sejak pukul 08.00 WIB, tapi mereka baru bisa memulainya pukul 10.30 WIB. Hal itu sesuai jadwal yang ditentukan bagi SMP yang menjalani UN manual.
Kepala SMPN 4 Banjar, Sarjo, mengatakan, sebagaimana jadwal yang diberikan Kemendikbud, bahwa bagi SMP yang melaksanakan UN manual dalam setiap harinya jadwal masuk pukul 10.30 WIB dan keluar pada pukul 12.30 WIB.
“Ya kita ikuti saja kebijakan jadwal dari pemerintah pusat, karena memang sekolah ini belum siap UNBK akibat terbatasnya sarana prasarana yang harus dipenuhi. Baru kali ini ujian nasional siswa masuk siang hari,” terang Sarjo, saat ditemui Koran HR di ruang kerjanya, Selasa (02/05/2017) lalu.
Pihaknya tidak tahu persis alasan pastinya, terkait ketentuan jadwal tersebut. Hanya saja ia menduga bahwa pemerintah pusat mendahulukan jadwal masuk bagi SMP yang sudah mampu menyelenggarakan UNBK. Di Kota Banjar sendiri, baru ada tiga SMP yang menjalani UNBK, yaitu SMPN 1, SMP Al-Azhar dan SMP YAP.
“Meski 292 siswa di sekolah kami hanya menjalani UN manual, tapi kami berharap hasilnya lebih baik dari tahun sebelumnya, dan kami menargetkan 100 persen kelulusan di tahun ajaran ini,” ungkapnya.
Adapun mata pelajaran yang diujikan pada UN SMP tahun ini masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Sarjo juga menambahkan, bahwa saat ini pihak sekolah belum bisa memenuhi jumlah komputer sesuai jumlah siswa peserta ujian. Hal itu karena masih terganjal belum adanya anggaran. Namun, untuk tahun depan SMPN 4 Banjar siap menjalankan UNBK, dan akan menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari perangkat komputer hingga infrastruktur penunjang lainnya. (Nanks/Koran HR)