Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melansir bahwa jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Tahun 2016 lalu, jumlah UMKM yang terdata mencapai sekitar 14 ribu. Sedangkan di awal tahun 2017 ini menjadi 16 ribu. Sedikitnya ada peningkatan sekitar 8 persen,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Disperindahkop Kabupaten Ciamis, Yayat Hidayat, ketika ditemui Koran HR, Selasa (10/01/2016) lalu.
Yayat menuturkan, peningkatan jumlah UMKM tersebut diimbangi dengan permintaan pasar yang semakin besar. Menurut dia, peningkatan itu juga menunjukkan bahwa perekonomian Ciamis sedang menggeliat.
“UMKM yang ada terdiri dari usaha skala kecil dan besar,” katanya.
Pada kesempatan itu, Yayat menjelaskan, Disperindag berupaya memberikan sejumlah kemudahan agar UMKM Ciamis berkembang, mulai dari pelatihan dan akses kredit lunak berupa dana bergulir dengan nilai bunga rendah.
“Kami permudah perizinan. Kami juga selenggarakan pameran di berbagai tempat,” katanya.
Menurut Yayat, Disperindag terus memberikan motivasi dan pendampingan kepada semua UMKM secara bertahap. Disperindag juga membentuk layanan informasi dan konsultasi bisnis, pelatihan managemen dan pemasaran produk via online, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan.
Lebih lanjut, Yayat menambahkan, pengembangan UMKM sangat terkait dengan inovasi dan daya dukung ekonomi kreatif. Tanpa upaya inovasi dan kreatifitas, pertumbuhan UMKM akan terhambat serta kalah bersaing dengan produk UKM dari daerah lain.
“Kami berharap masyarakat semakin berminat untuk berwirausaha. Kami selalu mendukung karena UMKM mempunyai peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Untuk itu, mindset masyarakat harus diubah, pekerjaan itu bukan hanya PNS, tapi lebih baik jadi pengusaha,” pungkasnya. (Heri/Koran HR)