Jumat, Maret 28, 2025
BerandaBerita CiamisPemkab Camis Dinilai Tak Profesional, Pejabat Suami Istri Ditempatkan Satu Dinas

Pemkab Camis Dinilai Tak Profesional, Pejabat Suami Istri Ditempatkan Satu Dinas

Mutasi dan rotasi pejabat ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakytat.com),-

Mutasi dan rotasi jabatan pada perombakan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) di lingkungan Pemkab Ciamis tahun 2017, tampaknya mendapat sorotan dari sejumlah kalangan. Mereka menilai penempatan pejabat pada SOTK kali ini tidak memperhatikan kompetensi keilmuan. Pasalnya, terdapat sejumlah pejabat yang ditempatkan di jabatan yang tidak sesuai dengan keilmuannya.

Selain itu, mereka pun menyoroti dua pejabat yang dimana memiliki ikatan suami-istri ditempatkan pada satu OPD atau dinas yang sama.

Praktisi Hukum Ciamis, Saefudin, menilai rotasi dan mutasi di lingkungan Pemkab Ciamis kali ini tidak memperhatikan azas kepatutan. Menurutnya, etos kerja seorang pejabat akan ditentukan pada keilmuannya. Dia pun melihat ada seorang pejabat teknis di Pemkab Ciamis malah tidak ditempatkan pada jabatan yang sesuai dengan kompetensinya.

“Logikanya begini, apabila secara keilmuan tidak menguasai, bagaimana si pejabat itu bisa bekerja dengan baik. Makanya kami melihat dalam hal ini terdapat kejanggalan dan layak dipertanyakan,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, di Ciamis, Selasa (03/01/2016).

Saefudin pun meminjam filosofi yang dipopulerkan George R Terry, yakni apabila sebuah pekerjaan diberikan atau dipercayakan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tinggal tinggu kehancurannya. “Kalau kondisinya seperti ini, maka jangan salahkan orang menilai bahwa dalam rotasi dan mutasi pejabat di Pemkab Ciamis kali ini sarat dengan kepentingan politis,” tegasnya.

Saefudin pun mengaku heran dengan kebijakan menempatkan dua pejabat yang memiliki ikatan suami-istri di satu dinas yang sama. Menurutnya, dalam sistem organisasi professional, paling dilarang adanya ikatan suami istri bekerja pada satu kantor. “Apalagi ini keduanya pejabat yang memiliki kewenangan. Jelas ini sangat tidak elok,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Akademisi Hukum Tata Negara Universitas Galuh (Unigal) Ciamis, Endang Supriatna. Dia menilai tidak professional apabila penempatan pejabat tidak memperhatikan kepada kompetensi keilmuannya. Terlebih, kata dia, seorang pejabat dibutuhkan kemampuan yang mumpuni, karena pekerjaannya menyangkut pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau si pejabat tidak bisa bekerja dengan baik, maka akan berdampak terhadap pelayanan masyarakat. Dan itu harus dipikirkan oleh pembuat kebijakan,” ungkapnya.

Endang pun mengingatkan dalam penempatan pejabat harus menghindari prinsip suka atau tidak suka kepada personal. Karena berawal dari hal itu, kata dia, akan menimbulkan sebuah keputusan yang tidak professional. (Tantan/Koran-HR)

Menkes Budi Gunadi

Musim Mudik, Ini Pesan Menkes Budi Gunadi yang Harus Diperhatikan Pemudik!

harapanrakyat.com,- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini agar tetap menjaga kondisi kesehatan. Menurut Budi,...
Pelaku Pemalakan PKL

Dua Orang Terduga Pelaku Pemalakan PKL di Sumedang Diciduk Polisi

harapanrakyat.com,- Tim Kujang Polres Sumedang, Polda Jabar, berhasil menangkap beberapa orang yang diduga pelaku pemalakan para PKL (pedagang kaki lima) yang berjualan di Alun-alun...
Mudik Minim Sampah

Jelang Idulfitri, Begini Cara Pemda Ciamis Sukseskan Mudik Minim Sampah

harapanrakyat.com,- Sukseskan Mudik Minim Sampah, Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengeluarkan Surat Edaran Bupati Ciamis Nomor:100.3.4.2/646-DPRKPLH.03/2025 tentang Pengendalian Sampah menjelang Idulfitri 1446 Hijriah.  Kepala Dinas...
Raffi Ahmad Dapat Teguran

Gara-gara Candaan Kurang Pantas, Raffi Ahmad Dapat Teguran MUI

Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Raffi Ahmad dapat teguran MUI (Majelis Ulama Indonesia). Pasalnya, ia membuat candaan kurang pantas dalam sebuah acara televisi. Saat...
Razia Satpol PP

Razia Satpol PP Kota Tasikmalaya, Ratusan Botol Miras Ditemukan di Sejumlah Warung

harapanrakyat.com,- Razia Satpol PP Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, petugas menemukan ratusan botol miras (minuman keras) berbagai merek di...
Satgas pemberantasan premanisme

Satgas Pemberantasan Premanisme di Kota Banjar Dibentuk, Langsung Cek Pusat Perbelanjaan 

harapanrakyat.com,- Pemkot Banjar, Jawa Barat, bersama Forkopimda tancap gas melakukan apel siaga pembentukan Satgas pemberantasan premanisme. Ini sebagai tindak lanjut atas Keputusan Gubernur Jabar. Usai...