Cimerak, (harapanrakyat.com),- Warga Kecamatan Cimerak sudah merasa bosan melintasi jalan Raya Sindangsari- Cimerak yang kondisinya rusak parah. Apalagi saat hujan mengguyur jalan tersebut, warga harus berjibaku, berhati-hati melewati kubangan air agar tidak tergelincir dan tercebur kedalamnya.
Yaya (42), pengendara yang kebetulan sedang melintas, Jum`at (18/5), mengatakan, dirinya mendapati banyak kubangan di sepanjang jalan Sindangsari-Cimerak. Kubangan itu mulai dari ukuran kecil hingga besar, tentunya dengan kedalaman yang juga bervariasi.
Menurut Yaya, dalam sepekan tidak sedikit pengendara roda dua yang tergelincir dan jatuh kedalam kubangan air tersebut. Dia juga mengaku bosan, setiap pulang dan berangkat kerja, harus melewati jalan rusak itu.
Kepada HR, Yaya bertanya-tanya soal kapan jalan Raya Sindangsari-Cimerak akan di-hotmix seperti akses jalan di wilayah lainnya. Padahal kata Yaya, dia dan banyak warga lain di wilayah Cimerak sudah membayar pajak kepada Pemerintah.
Tapi kenyataannya, infrastruktur jalan di wilayah itu sangat memprihatinkan. Bahkan, akibat kerusakan jalan tersebut, aktifitas sehari-hari warga di wilayah Cimerak dan sekitarnya, menjadi terganggu.
Yaya sangat berharap, Jalan Raya Sindangsari-Cimerak di-hotmix, agar tidak cepat rusak. Terlebih aktifitas perekonomian warga bisa lebih meningkat. Dia juga meminta, seandainya diperbaiki, pengerjaan proyek perbaikan jalan harus dilakukan dengan baik, sesuai dengan rencana dan aturan.
Senada dengan itu, Wahyu, pengendara asal Parigi, mengaku setiap hari harus melewati jalan Raya Sindangsari-Cimerak, karena tempat dia bekerja ada di wilayah Cimerak. Dia menuturkan pengalamannya, ketika dia terjatuh dari motor, di Jalan Raya yang rusak tersebut.
âWaktu itu, jalanan sedang licin karena malamnya habis diguyur hujan. Karena banyak kubangan air, dan kondisi jalan licin, saya tidak bisa menghindari kecelakaan, akhirnya saya jatuh dari kendaraan,â ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Wahyu berharap, Pemkab. Ciamis, atau Dinas Binamarga segera melakukan perbaikan jalan, agar kecelakaan yang dia alami, tidak menimpa pengendara yang lainnya. (Andri)