(Gunakan Waktu Reses DPR R)
Pada masa reses kali ini, Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Msi.,BcIp., menggelar sejumlah acara pertemuan bersama masyarakat, selama hampir empat hari, Rabu-Sabtu (9-12/5), di wilayah Kabupaten Ciamis.
Dalam pertemuan itu, Kang Agun (Sapaan akrabnya.red) terus menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat. Sebagai Ketua Tim Sosialisasi Empat Pilar Negara, sejumlah sekolah ia kunjungi, untuk memberikan pemahaman Empat Pilar Negara (Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945).
Agenda pertemuan pertama di Ciamis, Kang Agun mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Hepweti Ciamis. Di sekolah ini, sosialisasi materi empat pilar di hadiri ratusan guru dan siswa SMK Hepweti.
Tidak hanya itu, Kang Agun juga memberikan bantuan satu unit komputer beserta printer kepada pihak sekolah, yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan Hepweti, Mumu Mukhtar, A.Md., pemberian komputer tersebut untuk membantu kegiatan di sekolah.
Satu hari kemudian, Kamis (10/5), Kang Agun juga menggelar acara serupa di SMAN 2 Ciamis. Pada sosialisasi 4 pilar ini, sedikitnya 200 siswa SMA/ SMK se-Kabupaten Ciamis menyimaknya materi yang disampaikannya.
Dalam dua kesempatan itu, Kang Agun menjelaskan, para siswa setingkat SMA harus sudah dapat memahami, bahwa pancasila bukan karya dari orang perorang. Akan tetapi, Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur bangsa.
Menurut dia, masing-masing sila dalam Pancasila, memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Semangat dan kebersamaan yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila, sudah ada sejak dahulu.
Kang Agun membuka kisah, bahwa, selepas Indonesia memproklamirkan diri, Indonesia sudah memiliki empat pilar, meski kemudian ada beberapa penyempurnaan seperti melakukan Amandemen (perubahan) UUD 1945.
Seiring dengan proses waktu, kondisi bangsa Indonesia saat ini, sudah berbeda jika dibandingkan dengan masa orde lama dan orde baru. Perubahan itu, terjadi pada masa reformasi tahun 1998.
Meski ada perubahan, kata Kang Agun, namun pilar bangsa tidak pernah berubah. Dengan pilar-pilar tersebut, membuktikkan, bahwa bangsa Indonesia masih tetap utuh dari Sabang sampai Merauke. Karena dasar dan Ideologi Pancasila, masih tetap menjunjung tinggi keberagaman dalam kesatuan.
âYang dibutuhkan adalah adanya konsistensi dari semuanya, untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita bersama. Yaitu mewujudkan Indonesia maju, bermartabat, adil dan makmur,â ungkapnya.
Pada hari berikutnya, Jum`at (11/5), Agun mendatangi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Banyu Metu Sejahtera (BMS), di Dusun Cibadak, Rt 24/08, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, yang disambut langsung oleh Ketua Gapoktan BMS, Warino Si Kepis.
Di tempat tersebut, Kang Agun bertemu dengan perwakilan masyarakat, dari berbagai kalangan, dan Kepala Desa se-Padaherang. Dia juga memberikan bantuan sapi sebanyak 24 ekor kepada anggota Gapoktan BMS.
Bantuan sapi tersebut, akan dikelola oleh Gapoktan Banyu Metu Sejahtera (BMS). Untuk itu, Kang Agun menunjuk Warino secara langsung sebagai penanggungjawab program bantuan.
Agun menuturkan, dirinya sangat tertarik terhadap nilai-nilai kebersamaan/ kekompakan warga di Desa Paledah. âSaya merasa tergugah melihat kekompakan warga disini yang membangun rumah secara arisan,” tutur Agun.
Dia juga mengungkapkan, sebagai apresiasi kepada warga disana, karena berhasil mempertahankan nilai-nilai budaya kearifan lokal, yakni mempertahankan sikap gotong-royong, Agun pun memberikan bantuan 24 ekor sapi.
Tidak hanya itu, Agun juga mengapresiasi produk hasil olahan warga Paledah, seperti keripik pisang, sale kering, kecap kedelai, dan lain-lainnya. Dia juga memborong semua makanan olahan yang dipajang pada acara pertemuan tersebut.
Kunjungi SMP Plus Ma`arif Pangandaran
Pada hari yang sama, Agun juga mengunjungi Sekolah menengah Pertama (SMP) Ma`arif NU Pangandaran, di Desa Wonoharjo, Rt 001/10, Kec. Pangandaran. Dalam acara itu, Kang Agun bertemu dengan pengurus/ keluarga besar NU wilayah Pangandaran dan tenaga pengajar SMP Ma`arif.
Kang Agun mengaku, rencana kunjungannya ke SMP Ma`arif baru bisa dilakukan setelah salahs seorang tenaga pengajar melakukan komunikasi dan mengundangnya, melalui jejaring sosial Facebook (FB).
Dalam acara itu, Kang Agun berpesan agar pengelola SMP Ma`arif tetap berkomitmen dalam dunia pendidikan. Dengan begitu, SMP Ma`arif NU Pangandaran bisa mencetak kader-kader pemimpin bangsa di masa yang akan datang.
Agun juga memberikan satu unit komputer berikut printer kepada pihak pengelola SMP Ma`arif, untuk digunakan sebagai fasilitas sekolah. Dan digunakan untuk memperlancar proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Donor Darah di Acara Pelatihan PMR
Hari berikutnya, Kang Agun menghadiri undangan kegiatan pelatihan, pelantikan dan donor darah palang Merah Remaja (PMR) Wira Se-Kabupaten Ciamis, yang digelar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Desa Babakan, Kec. Pangandaran, Kab.Ciamis, Sabtu (12/5).
Kegiatan itu juga dihadiri oleh Kadisdik Ciamis, Drs. Akasah, MBA., Ketua PMI Jabar, Adang Rohyana, Ketua Presidium Pemekaran Pangandaran, Supratman dan sekitar 1600 PMR Wira se-wilayah Ciamis Selatan.
Dalam sambutannya, Agun mengungkapkan, harapannya, agar kegiatan PMR terus dipertahankan. Alasannya, kepedulian terhadap umat salah satunya bisa dilakukan dengan kegiatan donor darah.
Pada kesempatan itu juga, Kang Agun mendonorkan darahnya. Dia memberikan juga satu unit komputer merek Lenovo, kepada PMR dari Madrasah Aliyah (MA) YPT Jamanis, karena berhasil memenuhi kriteria peserta terbaik, dan konsisten mengikuti acara hingga akhir. MA YPT Jamanis juga merupakan pendonor terbanyak, dan jumlah peserta junior terbanyak untuk regenerasi PMR.
Bahas Pemekaran Bersama Warga Pangandaran
Masih di hari Sabtu, atau acara pertemuan terakhir Kang Agun di Pangandaran, dia menghadiri pertemuan bersama Presedium dan warga Pangandaran, yang dilakukan di Aula Desa Pananjung Pangandaran.
Pada kesempatan itu, Kang Agun mengutarakan soal rencana pemekaran yang diperkirakan bakal rampung pada tahun ini. Pertemuan itu dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan, termasuk jajaran Presidium Pemekaran, dan sejumlah tokoh partai.
Dalam acara tersebut, Kang Agun mengulas kembali soal sejarah munculnya keinginan untuk memekarkan wilayah Pangandaran dari Kab. Ciamis. Dia tidak berharap, jika satu kalangan dengan kalangan yang lain, saling melupakan jasa dan peran para pencetusnya.
Termasuk, upaya yang dilakukan Agun, untuk menggolkan Pangandaran sebagai wilayah yang menjadi target pemekaran, pada sidang anggota dewan di DPR RI. Dia menegaskan, dirinya akan terus memperjuangkan Pemekaran Pangandaran sampai tuntas.
Untuk itu, Kang Agun meminta agar semua pihak, secara bersama-sama memajukan dan mendukung proses pemekaran yang saat ini sedang berjalan. Jangan sampai, justru Proses Pemekaran Pangandaran membuat hubungan masyarakat di Pangandaran terpecah.
Masih di acara tersebut, Kang Agun berkesempatan menyerahkan dua santunan asuransi Kartu tanda Anggota (KTA) Partai Golkar, atas nama Sahli, warga dusun Cibeurem, Rt 03/09, desa Sidamulih, Kec. Sidamulih, yang diterima ahli waris Sukini. Kemudian kepada atas nama, Usman warga dusun Pangandaran, Rt 05/05 Desa Pangandaran, Kec. Pangandaran, yang diterima ahli waris Momoh. (Deni Supendi/Dian Sholeh Wardiana Putra/Madlani)