Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranSungai Ciputrahaji Pangandaran Tercemar Limbah Pabrik Tahu

Sungai Ciputrahaji Pangandaran Tercemar Limbah Pabrik Tahu

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Warga Desa Sindangjaya dan Janraga, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, mengeluhkan keberadaan limbah pabrik tahu yang mencemari air Sungai Ciputrahaji. Warga menduga, limbah tersebut berasal dari Pabrik tahun di wilayah Desa Sukasari dan Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Dudi, warga RT 07 RW 02, Dusun Babakan, Desa Sindangjaya, Mangunjaya, ketika ditemui Koran HR, belum lama ini, menilai pengusaha atau pemilik pabrik tahu tidak memperhatikan kebersihan lingkungan. Dia juga menuding pemilik pabrik tidak peka terhadap kelestarian lingkungan.

“Sebab, limbah pabrik itu mereka buang ke kali (Sungai) Ciputrahaji,” katanya.

Kepada Koran HR, Dudi menuturkan, air Sungai Ciputrahaji yang tercemari limbah pabrik tahu itu mengalir ke wilayah Desa Sindangjaya. Bahkan akibat pencemaran itu, warga Sindagjaya yang memiliko kolam dan lahan mengalami kerugian cukup besar.

“Ikan yang ada di kolam mati. Begitupun pertumbuhan tanaman padi milik mereka terganggu akibat air Sungai Ciputrahaji yang sudah tercemar limbah pabrik tahu,” katanya.

Aparatur Pemerintah Desa Sindangjaya, Suhada, S.Ip, ketika dimintai tanggapan, membenarkan bahwa sejumlah pemilik kolam ikan merasa dirugikan oleh limbah pabrik tahu tersebut. Pasalnya, ikan-ikan yang terdapat di kolam warga mati akibat terkena dampak limbah pabrik tahu.

“Selain di kolam, ikan serta tumbuhan yang ada di sawah juga mati akibat airnya tercemar limbah itu. Bahkan, air sumur warga juga kini berubah warna dan berbau,” katanya.

Senada dengan itu, Aparatur Pemerintah Desa Janraga, Ade, meminta pemilik pabrik tahu yang ada di Desa Sukasari dan Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, untuk menindaklanjuti keluhan warga yang merasa dirugikan.

“Warga kami yang terkena dampak diantaranya warga Dusun Bugel dan Dusun Jangraga. Di wilayah itu, air kolam, sawah dan sumur beraroma tidak sedap (bau) limbah pabrik tahu. Bahkan banyak warga di dua dusun tersebut merasakan gatal-gatal setelah menggunakan air sumur,” katanya. (Andri/Koran HR)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...