Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita CiamisKarena Home Industri, Angka Urbanisasi Warga Cipaku Ciamis Menurun

Karena Home Industri, Angka Urbanisasi Warga Cipaku Ciamis Menurun

Ilustrasi Home Industri. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan home industri dan program bantuan keuangan serta pembangunan dari pemerintah, membuat angka urbanisasi warga usia produktif di Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, mengalami penurunan hingga lima persen. 

Ketua Paguyuban Usaha Muda Ciakar, Yanto, ketika ditemui Koran HR, Senin (18/07/2016), mengatakan, sebelum-sebelumnya angka urbanisasi warga Ciakar cukup tinggi. Namun setelah home industri menyebar, warga Ciakar memilih bekerja di kampung ketimbang di kota.

Sekretaris Desa Ciakar, Elin Suherlin, ketika ditemui Koran HR, Senin (18/07/2016), mengatakan, saat ini penduduk usia produktif yang mencari kerja di perkotaan hanya mencapai 25 persen.

“Dibandingkan tahun lalu, ada penurunan sekitar 5 persen. Mereka umumnya berbekal ijasah SMU. Tujuannya bekerja di pabrik,” katanya.

Kepala Desa Ciakar, Sualeman Nurjamal, ketika ditemui Koran HR, Senin (18/07/2016), mengatakan, minat warga usia produktif untuk mencari pekerjaan di luar kota menurun setelah ada paguyuban usaha muda Ciakar dan program bantuan dari pemerintah.

“Ada sekitar 18 home industri di Desa Ciakar yang membuka lowongan pekerjaan. Begitu juga dengan banyaknya program bantuan untuk pembangunan dari pemerintah, para pencari kerja lebih banyak memilih tinggal dan bekerja di daerahnya sendiri,” katanya.

Puji Nuramdani, pencari kerja asal Dusun Tanjungjaya, RT 03 RW 08, ketika dimintai tanggapan, Senin (18/07/2016), mengaku malas untuk mencari pekerjaan di luar kota. Terlebih sistem yang digunakan saat ini oleh perusahaan kebanyak outsoursing.

“Apabila masa kontrak habis, otomatis harus mencari atau melamar kembali. Untung kalau diterima,” katanya.

Dian (25), pemuda lainnya, mengatakan, mengadu nasib mencari kerja di kota- kota besar bukan hal mudah. Terlebih kalau hanya mengandalkan izajah SMU. Sebab, persaingan di luar kota sangat berat.

“Ketimbang berabe kalah bersaing dengan lulusan dari kalangan sarjana, lebih baik bekerja di daerah. Selain, bisa berkumpul dengan keluarga, bekerja di luar kota pun belum bisa dijadikan jaminan,” katanya. (dji/Koran-HR)

Bantuan pembangunan rutilahu

Usai Tinjau Jalan Longsor, Bupati Ciamis Spontan Beri Bantuan Pembangunan 2 Rutilahu

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara spontan memberikan bantuan pembangunan 2 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Dusun Sukamaju, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten...
Jalan ambles Ciamis

Tinjau Jalan Terdampak Longsor dan Ambles, Bupati Ciamis: Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meninjau jalan yang terdampak tanah longsor dan ambles di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Jalan...
Diskon Tarif Tol

Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 2025, Ini Jadwal dan Rinciannya!

harapanrakyat.com,- Jasa Marga memberlakukan sejumlah kebijakan untuk mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2025. Salah satunya menerapkan diskon tarif tol yang berlaku mulai hari...
Jurnalis Bantu Polisi

Aksi Solidaritas Sejumlah Jurnalis TV di Garut, Bantu Polisi Amankan Arus Balik Mudik Lebaran

harapanrakyat.com,- Sejumlah jurnalis televisi di Garut membantu aparat kepolisian yang tengah mengamankan arus lalu lintas di simpang empat Sigobing. Meski di tengah hujan deras,...
Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...
Aset Pemkab

Warga Bersihkan Aset Pemkab Ciamis yang Terlantar di Cipaku, Begini Respons BPKD

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui BPKD mengapresiasi inisiatif warga yang membersihkan aset pemerintah di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku. Apalagi sebelumnya lokasi tersebut banyak rumput liarnya.  Kabid...