harapanrakyat.com,- Mengintip keseruan masyarakat saat ngubyag balong atau menangkap ikan bersama-sama di empang dalam merayakan Hari Jadi Desa Jajawar ke-19, di Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025).
Acara tersebut sekaligus juga merupakan hiburan bagi masyarakat di desa tersebut untuk mengisi libur Lebaran 2025.
Kepala Desa Jajawar, Samsudin mengatakan, selain ngubyag balong, pemerintah desa juga mengadakan mancing gratis bagi masyarakat. Ada 5 lokasi mancing dan ngubyag balong yang tersebar di beberapa RW.
“Ini acara hiburan rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Desa Jajawar. Semuanya ada lima lokasi yang tersebar di beberapa RW,” kata Samsudin.
Lanjutnya mengatakan, acara tersebut diselenggarakan supaya semua masyarakat bisa ikut merasakan kebahagiaan. Serta sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas usia Desa Jajawar yang sudah 19 tahun.
“Jadi acaranya tidak hanya bersifat seremonial saja, tetapi bernuansa kemasyarakatan sebagai ajang hiburan juga,” terangnya.
Antusias Masyarakat Meriahkan Hari Jadi Desa Jajawar Kota Banjar
Dalam kegiatan tersebut, pihak desa menebar sebanyak 200 kilogram ikan berbagai jenis. Ada juga tambahan dari swadaya berbagai pihak, sehingga totalnya mencapai 300 kilogram ikan untuk semua lokasi.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Warga Jajawar Kota Banjar Ngikis di Situs Dalem Margayuda
Samsudin berharap, dengan tema yang diusung “Jajawar Ngahiji Geusan Banjar Masagi” yang berarti masyarakat Desa Jajawar bersatu untuk mencintai dan membangun desanya.
“Harapannya semua masyarakat Desa Jajawar ikut berbahagia, karena kegiatan ini juga bertepatan dengan nuansanya di bulan Syawal. Mulai dari anak-anak sampai lansia juga ikut memeriahkan,” kata Samsudin.
Terpisah, Ketua RT setempat, Hera Herlambang, menyampaikan, masyarakat yang ikut dalam acara ngubyag balong itu larut dalam kebahagiaan dan kebersamaan. Mulai dari anak-anak sampai lansia turun langsung ke empang.
“Alhamdulillah, dalam keadaan lancar acara ini bisa diterima oleh masyarakat. Semuanya larut dalam kebahagiaan dan kebersamaan,” ungkapnya.
Menurut Hera, butuh keterampilan dan ketelitian dalam menangkap ikan menggunakan tangan kosong dari anak-anak sampai dewasa untuk bisa menangkap ikan sebanyak-banyaknya.
“Jadi semua masyarakat masuk ke dalam empang, dan hanya boleh menangkap ikan menggunakan tangan kosong,” imbuhnya.
Salah satu peserta ngubyag balong, Ramdan mengatakan, selain mengisi waktu libur Lebaran, acara ngubyag balong Hari Jadi Desa Jajawar ini juga sebagai ajang hiburan masyarakat.
Dengan tangan kosong, ia sendiri berhasil menangkap kurang lebih 2 kilogram ikan berbagai jenis. “Ini saya dapat ikan sekitar 2 kilogram. Alhamdulillah senang sekali bisa dibawa pulang,” ucap Ramdan. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)