harapanrakyat.com,- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis, Ai Ratna, menegaskan semua partai koalisi memiliki kesempatan yang sama untuk mengusung calon Wakil Bupati Ciamis yang baru.
“Pemilihan Wakil Bupati harus didahului dengan mufakat dari semua partai koalisi, sehingga tidak harus berasal dari Partai PAN untuk menggantikan posisi Wakil Bupati Ciamis. Kita harus mengakui bahwa pasangan HY diusung oleh semua partai koalisi,” ujarnya saat Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB Ciamis di kantor PKB, Rabu (26/03/2025).
Ai mengatakan, saat ini belum tepat untuk membahas penggantian Wakil Bupati Ciamis. Ia menekankan, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya harus lebih fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah (PR) yang ada pada tahun 2024. Hal itu sebagaimana usulan DPRD Ciamis pada rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kemarin.
Baca Juga: Bima Arya: Wakil Bupati Ciamis Harus Kader PAN
“Ada banyak PR program tahun 2024 yang perlu diselesaikan. Lebih baik kita memikirkan itu terlebih dahulu ketimbang membahas siapa yang akan menggantikan Wakil Bupati,” katanya.
Ai juga menambahkan, kewajiban penggantian Wakil Bupati Ciamis sesuai dengan aturan yang ada tidak bersifat memaksa. Sehingga tidak perlu dilakukan terburu-buru seperti yang disarankan oleh Bima Arya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), dalam kunjungannya ke Ciamis.
“Dalam berita yang beredar, Bima Arya menyarankan agar Pengganti Antar Waktu (PAW) dilakukan setelah bulan suci Ramadan. Namun, saya lebih menyarankan agar Bupati Ciamis fokus terlebih dahulu pada berbagai PR yang tengah dihadapi oleh Kabupaten Ciamis saat ini,” jelasnya.
Muskercab PKB Ciamis Bahas Isu Strategis
Lebih lanjut, Ai menyampaikan, dalam Muskercab PKB Ciamis, partainya juga membahas berbagai isu strategis. Seperti mendorong pemerintah daerah untuk fokus mengatasi tingkat pengangguran terbuka. Termasuk merealisasikan implementasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang fasilitas penyelenggaraan pesantren. Serta mendorong pembangunan dan pemberdayaan sektor pertanian dan peternakan.
“Daripada memikirkan siapa pengganti Wakil Bupati, lebih baik Bupati Ciamis menyelesaikan PR yang ada dan melaksanakan program kerja sesuai dengan visi misi Periode 2025-2030. Khususnya mengenai swasembada pangan sesuai dengan janji politiknya,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)