harapanrakyat.com – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) memberikan pendampingan kepada korban dugaan rekayasa purchase order (PO) fiktif pegawai Re juve. Salah satunya Alumni Fakultas Ekonomi UI (FEUI) angkatan 2001, Dedi Abdul Rahmat Saleh.
Baca Juga : Niat Hati Gandakan Uang Jadi Rp 1 Miliar, Warga Pangandaran Malah Tertipu
Sekjen Iluni UI, Ahmad Fitrianto, menyatakan, pihaknya segera mengirimkan surat resmi kepada Re.juve, untuk meminta klarifikasi terkait kasus tersebut. Hal tersebut, sebagai komitmen Iluni UI dalam melindungi hak-hak anggota serta memastikan penyelesaian permasalahan secara adil.
“Iluni UI siap memfasilitasi proses mediasi antara Dedi Abdul Rahmat Saleh dan pihak Re.juve. Kami berharap dapat menemukan solusi yang win-win bagi semua pihak,” ungkapnya, Rabu (12/2/2025). Ia menyampaikan hal tersebut melalui siaran pers resminya.
Ia menuturkan pihaknya juga sedang mengkaji lebih dalam, terkait dugaan rekayasa PO proyek tersebut. Di antaranya dengan menelaah dokumen dari Dedi. Jika perlu, kata ia, Iluni UI akan membentuk tim advokasi guna memberikan pendampingan hukum yang lebih kuat.
Selain itu, Ia menekankan pentingnya penyelesaian permasalahan tersebut secara bijak demi menjaga integritas dan kehormatan semua pihak. Organisasi alumni, lanjutnya, akan terus mengawal proses hingga tercapai solusi yang adil dan transparan.
Baca Juga : Kasus Dugaan Penipuan Modus Arisan di Kota Banjar Masuk Persidangan
Ia menuturkan, pihaknya percaya Re.juve memiliki komitmen untuk menangani permasalahan dugaan rekayasa PO tersebut dengan adil. Mengingat pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap perusahaan tersebut.
Sementara itu, Dedi Abdul Rahmat Saleh mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan penipuan dalam proyek oknum pegawai Re.juve. Sehingga menyebabkan ia mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.
“Saya berharap (dugaan rekayasa PO) dapat terselesaikan dengan cara yang transparan. Baik melalui jalur mediasi maupun hukum, agar tidak ada lagi korban serupa di masa depan,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)