harapanrakyat.com,- Mantan Cawapres Mahfud MD menyerukan agar masyarakat memberi kesempatan pada pemerintah untuk melaksanakan tugasnya. Ia juga mengajak masyarakat supaya berani menegur bila pemerintah keliru.
Baca Juga: Baru Dilantik, Menteri Desa Yandri Susanto Sudah Disentil Mahfud MD
Mahfud MD sebagai pakar hukum tata negara mengatakan, masyarakat seharusnya mengawasi kerja pemerintah. Seperti bagaimana seharusnya demokrasi berjalan.
Mantan Calon Wakil Presiden di Pemilu 2024 ini meminta masyarakat memberikan kesempatan agar pemerintah dapat memimpin dan mengatur negara.
Meski begitu, Mahfud juga berharap agar masyarakat tidak sekedar memberikan kesempatan pada pemerintah saja. Melainkan juga bersama-sama mengawasi jalannya pemerintahan.
Melalui keterangan yang rilis pada Selasa (12/11/2024), Mahfud MD meminta masyarakat menjadi kritis. Sehingga jika pemerintah melakukan kekeliruan, masyarakat bisa tegas dan berani menegur.
Sebaliknya, bila pemerintah membuktikan dapat bekerja dengan benar, maka masyarakat dengan selayaknya juga memberikan pujian.
“Kalau keliru kita katakan keliru dengan berani. Kalau benar kita puji,” tegas Mahfud MD.
Ia menilai, mengawasi dan menegur kerja pemerintah merupakan cara hidup berdemokrasi. Masyarakat juga jangan sekedar mengkritik kerja pemerintah hanya karena perbedaan pandangan politik.
Jalan hidup demokrasi santun inilah yang harus berjalan di masyarakat. Sehingga pemerintah dapat bekerja secara baik dengan pengawasan adil dan berimbang.
Baca Juga: Gara-gara Akan Dimasukan ke Dalam RAPBN 2025, Mahfud MD Kritik Makan Siang Gratis
Mantan Cawapres Mahfud MD Setuju dengan Visi Misi Presiden Prabowo
Mencontohkan cara hidup demokrasi santun, Mahfud MD mengaku memiliki pandangan yang sama dengan beberapa misi dan visi Presiden Prabowo Subianto.
Mantan Ketua MK (Mahkamah Konstitusi) ini juga menyebut, setidaknya ia setuju dengan tiga visi dan misi dalam pemerintahan saat ini.
Visi misi tersebut antara lain mewujudkan Indonesia bersih dari korupsi. Mahfud pun setuju dengan visi misi pemerintah untuk membangun kesejahteraan masyarakat sebagaimana amanat konstitusi.
Terakhir, Mahfud menyebut memiliki semangat yang sama dengan Presiden Prabowo dalam pesannya kepada intelijen, agar tidak menginteli rakyat.
Tidak itu saja, Mahfud juga setuju dengan pesan Presiden Prabowo saat GSN agar pemerintah tidak banyak melakukan kunjungan kerja.
Baca Juga: Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bakal Hilangkan Korupsi dan Kemiskinan di Indonesia
“Pemerintah jangan suka kunker, karena kunjungan kerja itu penyakit,” tandas Mahfud MD yang juga Menkopolhukam era Presiden Jokowi. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)