Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruTeras Rumah Betawi yang Khas, Unik dan Estetik Berwarna Cerah

Teras Rumah Betawi yang Khas, Unik dan Estetik Berwarna Cerah

Teras rumah Betawi memang memiliki ciri khas tersendiri. Ya, rumah adat Betawi, khususnya Rumah Kebaya, memiliki keunikan yang memikat perhatian. Jika pernah menonton film “Si Doel,” Anda pasti akrab dengan rumah tradisional ini.

Rumah adat satu ini memancarkan nuansa khas Betawi, terutama pada bagian terasnya. Teras rumah ini tidak hanya sebuah ruang untuk menerima tamu saja.

Baca Juga: Keuntungan Memakai Teras Rumah Impres dalam Sebuah Hunian

Akan tetapi juga menyimpan nilai filosofi yang dalam. Mari kita telaah lebih jauh tentang karakteristik dari teras pada hunian adat Betawi dan makna yang terkandung di dalamnya.

Luasnya Teras Rumah Betawi

Salah satu ciri khas utama teras pada rumah adat Betawi adalah ukurannya yang luas. Teras ini dirancang untuk menerima tamu dan menjadi tempat berkumpul bagi keluarga. 

Dalam budaya Betawi, luasnya teras menunjukkan sikap keterbukaan tuan rumah terhadap tamu yang datang. Betawi terkenal sebagai masyarakat yang ramah dan menghargai tamu. Sehingga ruang yang luas di bagian teras ini memberikan ruang untuk berinteraksi dengan nyaman.

Pendopo sebagai Wajah Rumah

Di dalam budaya Betawi, teras rumah ini sering disebut sebagai pendopo. Pendopo berfungsi sebagai wajah rumah, di mana interaksi sosial dengan tetangga atau tamu dilakukan. 

Dengan pendopo yang luas, rumah adat Betawi mencerminkan sifat terbuka dan egaliter masyarakat Betawi yang tidak membedakan status sosial tamu. Setiap tamu yang datang, baik itu kerabat dekat atau orang baru, disambut dengan kehangatan di area ini.

Meja dan Kursi untuk Menyambut Tamu

Di teras hunian adat Betawi, biasanya terdapat meja dan kursi yang tertata rapi untuk menerima tamu. Kehadiran meja dan kursi ini bukan sekadar pelengkap, melainkan sebagai simbol penghormatan kepada tamu. 

Bagi masyarakat Betawi, setiap tamu yang datang adalah sebuah kehormatan. Dengan demikian, menyediakan tempat duduk adalah bentuk dari penghargaan dan keramahan.

Pagar Kayu dengan Desain Simetris

Selain luas dan meja kursi, teras rumah Betawi juga memiliki pagar kayu yang unik, biasanya dengan desain segitiga simetris. Pagar ini membentuk batas antara bagian luar dan dalam rumah. 

Meskipun masyarakat Betawi terkenal sangat terbuka, mereka tetap memiliki batasan yang jelas. Pagar kayu ini menyimbolkan sikap berhati-hati dan kebijaksanaan dalam menerima tamu. Hal itu menandakan bahwa tuan rumah dapat membedakan hal positif dan negatif yang datang dari luar.

Makna Filosofis

Teras rumah Betawi bukan hanya sekadar tempat fisik, tetapi juga melambangkan nilai-nilai kehidupan yang menjadi panutan masyarakat Betawi. Filosofi teras rumah adat Betawi mengandung ajaran untuk selalu bersikap terbuka dan menghargai tamu tanpa memandang latar belakangnya. 

Baca Juga: Model Tiang Teras Kembar yang Membuat Rumah Tampak Megah

Sikap ini mencerminkan sifat inklusif, keramahtamahan, dan toleransi masyarakat Betawi. Di mana setiap orang yang datang dianggap sebagai bagian dari keluarga besar yang patut dihargai.

Karakteristik Lain dari Rumah Adat Betawi

Selain teras yang luas dan bernilai filosofis, hunian adat Betawi juga memiliki beberapa karakteristik lain yang menambah keunikannya:

1. Atap Rumah Kebaya

Atap rumah adat Betawi sering orang sebut sebagai “atap kebaya” karena bentuknya yang menyerupai lipatan-lipatan kebaya. Bagian atap ini tidak hanya unik dari segi estetika, tetapi juga memberikan ventilasi yang baik bagi rumah.

2. Ruang Keluarga di Luar Rumah (Pangkeng)

Rumah adat Betawi memiliki ruang keluarga yang terletak di luar rumah, terkenal sebagai pangkeng. Pangkeng ini berfungsi sebagai tempat berkumpul keluarga di luar ruangan, menyatu dengan alam dan sekitarnya.

3. Dapur di Belakang (Srondoyan)

Dapur dalam rumah adat Betawi biasanya terletak di bagian belakang rumah dan disebut srondoyan. Lokasi ini membuat rumah tetap segar dan menghindari asap dapur masuk ke dalam ruangan utama.

4. Area Makam di Samping Rumah

Beberapa rumah adat Betawi juga memiliki area makam di bagian samping rumah. Ini menunjukkan kedekatan masyarakat Betawi dengan leluhur dan keluarga yang telah meninggal.

5. Struktur Kayu dan Lantai

Rumah adat Betawi dibangun dengan rangka kayu yang kuat, beralaskan tanah yang biasanya diberi tegel atau lantai semen untuk memperkuat pondasinya.

Baca Juga: Model Tiang Teras Persegi Panjang dari Berbagai Bahan Material

Rumah adat Betawi tidak hanya menyimpan nilai budaya dan estetika, tetapi juga kaya akan makna filosofis yang menggambarkan sikap masyarakatnya. Dengan teras yang cukup lapang, meja dan kursi untuk menyambut tamu, serta pagar kayu yang melambangkan batasan, teras rumah Betawi menjadi cerminan keramahan, keterbukaan, serta kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi. (R10/HR-Online)

Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...
Hari Jadi Desa Jajawar

Mengintip Keseruan Warga Ngubyag Balong Saat Hari Jadi Desa Jajawar Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Mengintip keseruan masyarakat saat ngubyag balong atau menangkap ikan bersama-sama di empang dalam merayakan Hari Jadi Desa Jajawar ke-19, di Kecamatan Banjar, Kota...