Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita BisnisBudidaya Tebu Hijau, Tawarkan Peluang Usaha yang Patut Dilirik

Budidaya Tebu Hijau, Tawarkan Peluang Usaha yang Patut Dilirik

Hingga kini, pasar global masih sangat membutuhkan gula. Oleh karena itu, pengusaha gula semakin mendorong budidaya tebu hijau. Bagi para petani, budidaya tebu tidak hanya memenuhi permintaan pasar, tetapi juga membuka peluang bisnis yang menguntungkan.

Baca Juga: Meraih Untung dari Budidaya Talas Pratama

Budidaya Tebu Hijau yang Tepat

Untuk membuat gula, masyarakat menggunakan tebu sebagai bahan dasarnya. Selain itu, tebu juga digunakan dalam pembuatan penyedap makanan. Salah satu jenis tebu yang populer adalah tebu hijau, yang memiliki karakteristik khusus dan manfaat dalam berbagai aplikasi industri.

Banyak orang memilih untuk membudidayakan tebu hijau karena tanaman ini mudah ditanam dan memiliki tinggi batang yang bervariasi. Secara umum, tanaman tebu memiliki tinggi batang antara 2,5 meter hingga 4 meter, dengan diameter batang berkisar antara 2 cm hingga 4 cm.

Waktu dari tanam hingga panen tebu hijau biasanya memakan waktu sekitar satu tahun. Di Pulau Jawa dan Sumatera, banyak petani yang terlibat dalam budidaya tebu jenis ini karena mereka melihat adanya peluang bisnis yang menjanjikan dari usaha tersebut.

Manfaat Tebu Hijau

Tebu hijau menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Kandungan gula alami dalam tebu hijau dapat membantu mencegah penyakit diabetes. Selain itu, tebu hijau juga dapat membantu mengontrol tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol.

Tebu hijau mengandung karbohidrat, protein, dan berbagai vitamin serta mineral penting seperti fosfor, zat besi, kalsium, kalium, dan zinc. Kandungan nutrisi ini memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh bagi siapa pun yang mengonsumsinya.

Cara Menanam Tebu Hijau

Selanjutnya, sebelum memulai budidaya, Anda bisa memperhatikan cara menanam tebu hijau. Meskipun budidaya tebu hijau terbilang mudah, tetap harus hati-hati dan tidak boleh sembarangan.

1. Perhatikan Iklim Cuaca

Langkah pertama sebelum memulai menanam tebu hijau adalah dengan memperhatikan iklim cuaca. Tebu merupakan tanaman yang bisa beradaptasi di wilayah suhu udara tinggi, itu sekitar 25-28 derajat Celcius.

Selain itu, petani tebu juga harus memperhatikan curah hujan sebelum menanam. Tebu membutuhkan curah hujan sekitar 100 mm/tahunnya agar bisa tumbuh subur dan berkembang. Dengan begitu, petani bisa langsung masuk ke tahap menanam yang berikutnya.

2. Siapkan Kondisi Lahan Tanah dan Bibit

Langkah kedua dalam menanam tebu hijau adalah menyiapkan lahan. Tanah yang ideal sangat penting untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman. Secara umum, tebu hijau cocok Anda tanam di tanah jenis mediteran, regosol, aluvial, dan podsolik.

Selain itu, penting untuk menyiapkan bibit unggul. Menggunakan bibit tebu yang berkualitas akan meningkatkan peluang keberhasilan budidaya, karena bibit unggul dapat menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif.

3. Pilih Waktu Ideal dan Teknik Penanaman

Selanjutnya, pilih waktu yang ideal untuk budidaya tebu hijau. Periode terbaik untuk menanam tebu adalah dari Oktober hingga Desember, ketika cuaca cerah dan iklim sedang kering. Menanam tebu di awal musim kemarau akan membantu tanaman tumbuh subur.

Baca Juga: Budidaya Cincau Hijau, Bisa Jadi Peluang Bisnis Potensial

Teknik penanaman tebu hijau dilakukan dengan menggunakan setek, yaitu potongan batang tebu. Setek yang digunakan sebaiknya memiliki 8-9 mata tunas, dan ditanam dengan jarak sekitar 1 meter. Petani bisa menggunakan juring dengan kedalaman 1,25-1,34 meter untuk menanam setek tersebut.

Untuk kondisi iklim yang basah, sesuaikan waktu penanaman. Gunakan setek dengan 3 mata tunas dan terapkan teknik tumpang tindih atau teknik sentuh ujung untuk memastikan penanaman yang efektif.

4. Perawatan Tanaman Tebu

Selanjutnya, rawat tanaman tebu hijau agar bisa berkembang dengan baik. Caranya mudah saja, petani bisa melakukan penyiraman yang sesuai dengan kondisi tanah. Setelah 3 hari bibit ditanam, petani biasanya melakukan penyiraman.

Lakukan tahap penyulaman jika melihat kurang sehat atau tidak tumbuh subur ketika bibit sudah memasuki usia tanam 2-4 minggu. Selain itu, berikan pupuk jenis KCL. Sementara itu, berikan cairan Thiodan 35 EC atau Trichogramma SP ke semua bagian tebu untuk mengendalikan penyakit atau hama yang mungkin menyerang.

Peluang Usahanya

Budidaya tebu hijau di Indonesia menawarkan peluang yang menarik karena beberapa faktor. Pertama, tebu hijau memiliki potensi pasar yang baik, terutama untuk produk berbasis gula yang semakin dicari. 

Kedua, iklim tropis Indonesia sangat mendukung pertumbuhan tebu hijau, dengan curah hujan yang cukup dan suhu yang stabil. Penggunaan teknologi pertanian modern dapat meningkatkan hasil panen dan efisiensi budidaya. 

Selain itu, keberadaan program pemerintah untuk mendukung pertanian dapat mempermudah akses ke fasilitas dan pembiayaan. Namun, tantangan seperti manajemen hama dan penyakit serta fluktuasi harga pasar perlu Anda perhatikan. Dengan perencanaan yang matang dan penerapan praktik pertanian yang baik, menanam tebu hijau dapat menjadi usaha yang menguntungkan di Indonesia.

Baca Juga: Budidaya Spirulina Air Tawar Jadi Bisnis Menguntungkan

Prospek dan peluang usaha budidaya tebu hijau sangat menjanjikan. Selain untuk produksi gula secara komersial, di mana permintaan pasar terus tinggi, tebu hijau juga berfungsi sebagai bahan baku utama dalam produksi bioetanol. Hal ini membuka peluang bagi industri pengolahan tebu serta meningkatkan nilai tambah produk tebu, memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. (R10/HR-Online)

Hari Jadi Desa Jajawar

Mengintip Keseruan Warga Ngubyag Balong Saat Hari Jadi Desa Jajawar Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Mengintip keseruan masyarakat saat ngubyag balong atau menangkap ikan bersama-sama di empang dalam merayakan Hari Jadi Desa Jajawar ke-19, di Kecamatan Banjar, Kota...
Ratusan Penumpang Berdesakan Naik Bus di Terminal Ciakar Sumedang

Arus Balik Lebaran, Ratusan Penumpang Berdesakan Naik Bus di Terminal Ciakar Sumedang

harapanrakyat.com,- Lima hari pasca Lebaran, penumpang arus balik di Terminal Tipe A Ciakar Sumedang, Jawa Barat, mengalami lonjakan, Sabtu (5/4/2025). Bahkan, ratusan penumpang tampak...
Obyek Wisata Batu Peti

Obyek Wisata Batu Peti Kota Banjar Mulai Diminati Pengunjung Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Momen libur Lebaran 2025, obyek wisata Batu Peti yang berlokasi di Dusun Muktiasih, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, mulai banyak...
Kabinet Prabowo

Rumor Najwa Shihab Masuk Kabinet Prabowo, Diduga karena Absen Kritik Pemerintah

Jurnalis Najwa Shihab baru-baru ini menjadi perbincangan. Pasalnya Najwa dirumorkan akan masuk kabinet Prabowo. Dugaan tersebut muncul karena Najwa yang biasanya vokal mengkritik pemerintah,...
Tarian Bagi-bagi THR

Viral Tarian Bagi-bagi THR Mirip Tarian Bangsa Yahudi, Begini Asal Usulnya!

Salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang tak bisa dihilangkan saat momen Idul Fitri yakni bagi-bagi tunjangan hari raya atau THR. Pada Lebaran...
Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...