Ilustrasi. Foto: Ist/Net
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
LSM Wisma (Lembaga Penanggulangan HIV/AIDS) Kabupaten Ciamis, mencatat selama tahun 2015 kasus penularan HIV/AIDS di Kabupaten Ciamis banyak ditemukan dari komunitas Lelaki Suka Lelaki (LSL) atau homoseksual.
Dari kasus HIV/AIDS yang ditemukan di Ciamis selama tahun 2015, sebanyak 7 penderita HIV ditemukan dari komunitas LSL.
“Beberapa tahun kebelakang, penderita HIV/AIDS banyak ditemukan dari kalangan heterokseksual (pasangan lelaki-wanita), terutama ibu-ibu rumah tangga yang tertular dari suaminya. Tetapi, mulai tahun 2015, ternyata tren penularan HIV/AIDS bergeser ke komunitas LSL,” katanya, kepada HR Online, Jum’at (25/07/2015).
Menurut Deni, tingginya angka penularan HIV/AIDS di komunitas sesama jenis itu, tidak hanya terjadi di Kabupaten Ciamis saja, tetapi di seluruh daerah di Indonesia pun sama. “Ketika kami bertemu dengan rekan-rekan LSM dari daerah lain pun menyatakan sama bahwa di daerahnya juga terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di komunitas LSL,” ujarnya.
Deni menambahkan, tingginya angka penderita HIV/AIDS di komunitas LSL ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, kata dia, komunitas ini lebih tertutup dan sulit dijangkau untuk dilakukan pembinaan. Kedua, hubungan intim komunitas ini sangat beresiko tertular HIV/AIDS, karena berhubungan melalui anus.
“Faktor yang sulit diatasi dari komunitas ini, yakni keberadaan mereka sangat tertutup, terutama LSL dari kalangan Gay. Namun, berbeda dengan LSL dari kalangan waria, mereka lebih terbuka dan mudah dilakukan pembinaan,” terangnya.
Menurut Deni, komunitas LSL juga terbagi dalam beberapa komunitas lagi. Yakni, komunitas gay, komunitas waria dan komunitas lelaki normal yang suka berhubungan intim dengan waria.
“Dari 3 komunitas itu, kami paling sulit menjangkau komunitas gay. Karena keberadaan mereka sangat tertutup. Makanya, 7 penderita HIV dari kalangan ISL seluruhnya dari komunitas Gay. Sementara dari komunitas waria belum ditemukan,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil penelitian LSM Wisma dengan melibatkan petugas lapangan yang merekrut orang dari komunitas LSL, tercatat sedikitnya 1440 laki-laki di Kabupaten Ciamis memiliki aktivitas seksual menyimpang atau suka dengan sesama jenis. “ Jumlah 1440 orang LSL ini yang berhasil terjangkau oleh petugas kami. Karena kami yakin masih banyak LSL yang belum terdata, karena memang komunitas ini sangat tertutup,” ungkapnya. (Bgj/R2/HR-Online)
Berita Terkait
Gawat! Seorang TKW Asal Ciamis yang Bekerja di Taiwan Tertular HIV
Kacian! TKW Asal Ciamis yang Mengidap HIV Kini Sulit Dapat Kerja