harapanrakyat.com – Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyiapkan 7.450 petugas juru pemantau jentik (Jumantik) nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Gerakan tersebut, sebagai upaya dalam menangani persoalan lonjakan kasus DBD di Kota Bandung, Jawa Barat.
Baca Juga : Lonjakan Kasus DBD di Kota Bandung, DPRD : Seharusnya Bisa Lakukan Deteksi Awal
Selain mengoptimalkan petugas Jumantik DBD, Bambang juga mengaku, Pemkot Bandung juga membentuk gerakan Satu Rumah Satu Jumantik. Sehingga, lanjutnya, penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dapat terminimalisir dan terpantau mulai dari lingkungan keluarga.
“Kita memiliki 7.450 petugas Jumantik. Selain itu, gerakan Satu Rumah Satu Jumantik, terus kita optimalisasi dalam antisipasi kasus DBD,” ungkapnya di Kota Bandung, Minggu (31/3/2024).
Ia menerangkan selain petugas Jumantik DBD, pihaknya juga melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak di 151 kelurahan. Walau demikian, Bambang menilai, penerapan gaya hidup bersih dapat mengurangi potensi penyakit DBD.
Ia optimistis angka DBD di Kota Bandung dari tahun ke tahun dapat tertangani jika seluruh masyarakat menyadari pentingnya PHBS. “Karena penyakit DBD ini, erat kaitannya dengan gaya hidup sehat. Di satu sisi, kita siapkan juga petugas Jumantik,” ujarnya.
Baca Juga : Tekan Kasus DBD, Pemkot Bandung Sebar 300 Kilogram Bubuk Abate
Ajak Warga Pahami Siklus Penyebaran DBD, Pemkot Terus Optimalisasi Petugas Jumantik
Ia menerangkan, jika melihat dari periodik waktu, kasus DBD ini terjadinya setiap Desember hingga Maret atau April setiap tahunnya. Karena polanya demikian, maka bisa melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi.
“Kita ingin Kota Bandung lebih sehat dan lebih bersih. Kita ingin kebersihan ini jadi gaya hidup. Di sisi lain, Pemkot Bandung akan mengoptimalkan petugas Jumantik DBD,” katanya.
Sementara itu, Kadinkes Kota Bandung Anhar Hadian mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan. Terlebih, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bandung, menunjukkan per 27 Maret 2024, angka DBD telah mencapai 2.215 kasus.
“Kami berharap masyarakat selalu memastikan tempat tinggal ataupun beraktivitasnya bebas dari jentik nyamuk. Di satu sisi, kita juga siapkan petugas Jumantik DBD. Selain itu, jika ada anggota keluarga di rumah yang mengalami demam, untuk segera mengakses fasilitas kesehatan terdekat,” katanya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)