harapanrakyat.com,- Mila Karmila (34), warga Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengaku kesal pada PLN. Hal itu lantaran Perusahaan Listrik Negara tersebut melakukan pemadaman listrik jelang buka puasa dan sahur.
Menurut Mila, PLN juga tidak memberikan pemberitahuan kepada pelanggan sebelum pemadaman listrik. Dalam sehari, PLN bisa melakukan pemadaman 3 sampai 5 kali di Kabupaten Pangandaran.
Kondisi ini tentu saja membuat pengusaha UMKM seperti dirinya mengalami kerugian. Bahkan tak jarang alat-alat elektronik menjadi rusak, akibat listrik sering padam.
Mila pun menilai petugas PLN rayon Pangandaran tidak profesional karena seenaknya melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
“Kerja petugas PLN Rayon Pangandaran ini tidak profesional, kalau mau melakukan pemadaman harusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu, kan kita bisa persiapan dulu,” kata Mila Karmila kepada harapanrakyat.com, Sabtu (16/3/2024).
Mila mengatakan, pemadaman listrik selalu mendadak saat menjelang buka puasa dan menjelang sahur.
“Pemadaman tanpa sebab yang jelas saat menjelang waktu berbuka dan jelang sahur, cuaca normal tidak ada bencana kok tiba-tiba padam. Terus nyala sebentar padam lagi, kalau cuaca hujan angin kencang kita maklumi,” katanya.
Meskipun ada pemadaman, Mila berharap PLN memberi pengumuman terlebih dahulu, agar pelanggan seperti dirinya bisa bersiap-siap mengantisipasi kerusakan barang elektronik.
“Minimalnya kalau ada pemberitahuan kan kita persiapan, mencabut TV, kulkas dan menyalakan mesin pompa air untuk kebutuhan rutin. Sebelumnya ada persiapan dulu, jadi tidak asal pemadaman begitu saja,” tuturnya.
Mila juga berharap PLN memperhatikan pelayanan kepada pelanggan, karena sebagai pelanggan, Mila sudah menunaikan kewajiban, membayar tagihan listrik tepat waktu.
“Tolong ya kepada petugas PLN hargai kami sebagai konsumen. Berikan pelayanan yang maksimal agar kami puas, dan berharap petugas PLN di lapangan bertugas secara profesional lagi,” tegasnya.
Listrik Padam Jelang Buka dan Sahur, Ini Penjelasan Manajer PLN Pangandaran
Sementara Manajer PLN Rayon Pangandaran Nico Sugara menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Ia menyebut pemadaman listrik terjadi lantaran ada force majeure (kondisi mendesak), yakni pohon tumbang di beberapa titik jalur arah Padaherang.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, di minggu ini ada beberapa kejadian force majeure seperti pohon tumbang di beberapa titik di jalur arah Padaherang. Hal ini berdampak ke jaringan sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrim. Insya Allah kami perbaiki tingkat kehandalan di jalur tersebut,” ungkap Nico Sugara saat dikonfirmasi harapanrakyat.com, Sabtu (16/3/2024).
Masih dikatakan Nico Sugara, untuk saat ini seluruh segmen yang terdampak force majeure di jalur arah Padaherang kondisinya sudah normal.
Baca Juga: Dua Warga Pangandaran Hilang Terseret Ombak Saat Mencari Keong Laut
“Untuk saat ini alhamdulillah seluruh segmen yang terdampak force majeure di jalur arah Padaherang kondisi normal nyala,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)