harapanrakyat.com,- Seorang warga tanpa Kartu Tanda Penduduk (KTP), mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuh di Kota Banjar, Jawa Barat.
Meski tidak memiliki KTP, namun korban diketahui bernama Sahidi (83), warga Kujangsari, RT 2/8, Dusun Kalapasabrang, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari.
Warga menemukan Sahidi di sebuah tempat penyimpanan gerobak di dekat kawasan Pasar Bojongkantong, Langensari, Senin (4/3/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.
Anggota Tribina Kelurahan Bojongkantong, Junianto mengatakan, warga tersebut sering mengantarkan makanan kepada Sahidi.
Baca Juga: Seorang Bocah Meninggal Terbawa Arus Saat Bermain Air Irigasi di Kota Banjar
Namun setelah pergi ke pasar dan hendak memberikan makanan kepada yang bersangkutan, warga mendapati korban sudah dalam keadaan luka bakar.
Warga tersebut kemudian melaporkan kejadian Sahidi mengalami luka bakar di sekujur tubuh kepada pemerintah desa setempat dan pihak Kelurahan Bojongkantong. Setelah itu dari pihak kelurahan langsung ke lokasi kejadian.
“Tadi pagi ada warga yang melapor kejadian tersebut. Kemungkinan kejadiannya tadi malam,” kata Junianto kepada wartawan, Senin (4/3/2024).
Sementara dari informasi, korban merupakan warga Desa Kujangsari yang sehari-hari biasanya kerap tinggal di lingkungan pasar.
Ia menduga korban mengalami luka bakar pada sekujur tubuh karena rokok. Rokok tersebut mengenai baju yang Sahidi kenakan, lalu membakar badan korban.
Pasalnya di lokasi terdapat pakaian (baju) korban yang terbakar. Saat ini, korban sudah dibawa ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut.
“Kemungkinan saat baju terbakar, korban susah lepasin,” ujarnya.
Warga Kujangsari Kota Banjar yang Alami Luka Bakar di Sekujur Tubuh Kerap Tinggal di Pasar
Sementara itu, Kepala Desa Kujangsari, membenarkan adanya warganya yang mengalami luka bakar.
“Saat ini saudaranya sudah membawa korban ke rumah sakit,” katanya.
Lanjutnya menuturkan, ternyata Sahidi yang alami luka bakar di sekujur tubuh selama ini tidak memiliki identitas (KTP), karena tidak memiliki rumah.
Namun yang bersangkutan masih memiliki saudara di Desa Kujangsari, dan biasanya kerap tinggal di kawasan pasar.
“Dia warga Kujangsari, tapi memang nggak punya KTP dan KK, karena nggak punya rumah. Saudara-saudaranya juga ada di Kujangsari. Kalau anaknya, informasinya ada. Cuma kita juga kurang begitu tahu di mana tinggalnya,” tuturnya.
Baca Juga: Heboh Video Remaja Bawa Sajam di Kota Banjar, Diduga Terlibat Perkelahian
Saat ini pihaknya telah mengurus administrasi kependudukan, supaya Sahidi memiliki identitas diri KTP dan mengurus BPJS Kesehatan.
Selain itu, pihaknya juga telah membawa yang bersangkutan ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut, karena luka bakarnya cukup parah.
“Tinggal sendirian tiap hari di kawasan pasar. Masuknya orang terlantar. Sekarang kami juga sudah mengurus administrasi kependudukan, dan membawa ke rumah sakit untuk perawatan,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)