harapanrakyat.com – Berdasarkan data terkini dampak gempa bumi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, 1136 rumah warga mengalami kerusakan. Kategori kerusakan rumah warga tersebut mulai dari ringan hingga berat.
Jumlah dampak kerusakan gempa di Sumedang itu di antaranya 876 rusak ringan. Kemudian 136 rusak sedang dan sebanyak 124 rusak berat. Data tersebut berdasarkan aplikasi Sitabah Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, pemerintah pusat akan membantu warga terdampak gempa bumi di Sumedang yang rumahnya rusak.
Baca Juga : Dampak Gempa, 548 Warga Kabupaten Sumedang Mengungsi
Menurut Bey, berdasarkan pada pengalaman gempa bumi di Cianjur beberapa waktu lalu, pemerintah pusat memberikan bantuan untuk memperbaiki bangunan rusak. Di antaranya rumah rusak berat Rp 60 juta, rusak sedang Rp 30 juta, dan rusak ringan Rp 15 juta.
“Untuk bantuan dari Pemprov Jabar, masih menunggu verifikasi lapangan terkait tingkat kerusakan untuk setiap rumah yang akan mendapat bantuan,” tuturnya.
Bey mengungkapkan hal itu saat mengecek kondisi terkini di RSUD Sumedang pada Rabu (3/1/2024).
Dalam kesempatan itu, Bey mengatakan, berdasarkan hasil assesment dari Kementerian PUPR, bangunan RSUD Sumedang masih aman dan layak. Oleh karenanya, lanjut Bey, seluruh pasien yang berada di dalam tenda darurat, akan segera pindah ke ruangan RSUD Sumedang.
Meski demikian, keberadaan tenda darurat masih tetap berdiri mengantisipasi bila terjadi kemungkinan buruk kembali terjadi.
Baca Juga : 14 Desa Terdampak Gempa Bumi di Kabupaten Sumedang
Sementara itu, untuk membantu operasional RSUD Sumedang, yang masih dalam kondisi siaga, Kementerian Kesehatan RI sudah menyalurkan dua tenda khusus opname dan operasi di RSUD Sumedang.
“Kementerian Kesehatan RI juga merespon cepat kebutuhan RSUD Sumedang terkait tenda khusus opname dan operasi. Ini respon penanganan dampak gempa bumi yang terjadi di Sumedang di penghujung tahun 2023,” ucapnya. (Ecep/R13/HR Online)