harapanrakyat.com,- Ujang Kejo (70) hidup terlantar di belakang Mayasari Plaza, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Setelah cerai dan rumahnya dijual, Ujang Kejo yang hidup tanpa sanak saudara mulai menggelandang di jalanan. Ia pun menjadikan belakang Mayasari Plaza sebagai ‘tempat tinggalnya’.
Warga kawasan Mayasari yang khawatir kemudian melapor ke Dinas Sosial Kota Tasikmalaya. Gerak cepat, Dinsos Tasikmalaya mengevakuasi Ujang Kejo. Petugas dari Dinsos memandikan Ujang Kejo yang terlihat tak terurus.
Ujang Kejo juga sempat diperiksa kesehatannya. Hasilnya Ujang tak memiliki penyakit yang membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit.
Baca Juga: ODGJ di Tasikmalaya Dibebaskan Usai Dipasung Puluhan Tahun
Ujang yang tercatat sebagai warga jalan Bebedilan, Kelurahan Cihideung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya tersebut kemudian dititipkan di Yayasan Mentari Hati
“Dari hasil asesmen tim Dinas Sosial, Ujang berasal dari wilayah jalan Bebedilan, Kelurahan Cilembang, Kecamatan cihideung, Kota Tasikmalaya,” kata Wawan Gunawan, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya di lokasi, Kamis (7/12/2023).
Menurut Wawan, Ujang tidak memiliki rumah karena telah dijual. Ia pun hidup sebatang kara, tak memiliki anak dan cerai dari istrinya. Sehari-hari ujang tinggal di belakang Mayasari Plaza, tanpa rumah dan terlantar.
Meski begitu Dinsos terus melakukan tracking keluarga Ujang. Sementara ujang dititipkan di Yayasan Mentari Hati, yang memang fokus menolong orang terlantar dan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Mentari Hati yang sudah sejak lama mau membantu dan bersinergi dengan Pemkot terutama Dinas Sosial dalam menangani hal-hal serupa seperti ODGJ dan orang terlantar,” tandasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)