Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita NasionalKebocoran Data Pemilu Ancaman Terhadap Demokrasi?

Kebocoran Data Pemilu Ancaman Terhadap Demokrasi?

harapanrakyat.com,- Sebuah dugaan kebocoran data pemilih Pemilu 2024 mencuatkan keprihatinan besar, dengan 204 juta data pemilih yang diduga dicuri dari situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tim pakar keamanan siber berhasil menelusuri sampel data yang dijual di situs Breach Forums, mengklaim kesamaannya dengan data yang disebutkan.

Sebagai pesta demokrasi dua bulan mendatang, muncul pertanyaan serius tentang kepentingan-kepentingan tersembunyi di balik serentetan kebocoran data KPU. Mengapa data KPU selalu diklaim bocor? Mengapa kebocoran data ini dianggap berbahaya bagi proses demokrasi?

Akun anonim dengan nama “Jimbo” mengklaim telah meretas situs kpu.go.id, berhasil mengakses 204 juta data pemilih, dan membagikan 500.000 sampel di Breach Forums. Data ini mencakup informasi pribadi, seperti nama lengkap, NIK, Nomor Kartu Keluarga, dan alamat, yang dijual dengan harga mencapai Rp1,2 miliar.

Pakar keamanan siber melakukan verifikasi data sampel dengan cekdpt, dan hasilnya mencengangkan. Data yang diakui oleh peretas Jimbo ternyata sesuai dengan data yang dihasilkan oleh website cekdpt, termasuk nomor TPS di mana pemilih terdaftar.

Ketua Lembaga Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, memberikan peringatan serius. Jika peretas berhasil membobol sebagai admin, hasil rekapitulasi penghitungan suara dapat terpengaruh, menciptakan potensi kericuhan nasional. Dampaknya juga dapat melibatkan penyalahgunaan data untuk disinformasi dan kampanye politik pribadi.

Baca juga: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Daftar ke KPU, Bawa Buku Visi Misi

Penyelidikan dan Respon Pemerintah Terkait Kebocoran Data KPU

KPU mengakui keberadaan data pemilih di luar data center KPU, menyebabkan banyak pihak memiliki akses. Sementara KPU dan Gugus Tugas sedang menyelidiki dugaan peretasan, Menteri Koordinator Mahfud MD menekankan perlunya sistem kontrol yang efektif. Kominfo mengirim klarifikasi kepada KPU, mengingatkan tentang larangan akses ilegal sesuai dengan undang-undang perlindungan data pribadi.

Seiring berulangnya kasus dugaan kebocoran data KPU, peneliti dari ELSAM, Annisa N. Hayati, menyoroti kurangnya investigasi menyeluruh. Permintaan tuntutan agar KPU menerapkan prinsip integritas dan kerahasiaan secara ketat juga menjadi sorotan.

Kebocoran data KPU bukan hanya ancaman terhadap integritas pemilu, tetapi juga hak privasi pemilih. Dengan peretasan yang terus muncul, perlindungan data pribadi dan perbaikan keamanan siber menjadi keharusan mendesak untuk memastikan kepercayaan publik pada proses demokrasi yang adil dan transparan. (R8/HR Online/Editor Jujang)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...