harapanrakyat.com,- Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat berhasil mencatatkan rekor di Indonesia. Rekor tersebut tercipta setelah Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika Dwi Prasetya, melantik 567 notaris, Kamis (9/11/2023).
Adapun 567 notaris yang baru saja dilantik tersebut, terdiri dari 558 orang notaris baru, 2 orang pindahan, dan 7 orang pengganti.
Andika mengatakan, bahwa rekor tersebut merupakan pencapaian luar biasa, yang Kanwil Kemenkumham Jabar lakukan.
“Melantik notaris dengan jumlah yang begitu banyak, merupakan pertama kali dalam sejarah Kemenkumham Jabar,” katanya.
Sebagai informasi, total keseluruhan notaris di Jawa Barat saat ini berjumlah 4.844 orang.
“Dengan makin banyaknya notaris di Jabar ini, semoga berbanding lurus dengan makin terpenuhinya kenotariatan di Provinsi Jabar,” harapnya.
Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat Ingatkan Profesi Notaris
Menurutnya, bahwa janji dan penyumpahan notaris mempunyai makna yang begitu penting.
Sehingga ia berharap, dalam praktik sehari-hari, notaris bisa bersikap jujur dalam bertindak.
“Jujur tidak cuma ke kliennya saja. Namun juga ke diri sendiri,” ujarnya.
Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat mengingatkan, bahwa notaris sebagai pejabat publik dan juga profesi terhormat, perlu senantiasa mengingat dan menjaga marwah.
Baik itu saat pemeliharaan akta, prosedur pembuatan dan penandatanganan maupun pelayanan lainnya.
Kepada para notaris yang baru saja dilantik, Andika mengingatkan harus memperhatikan hal-hal penting.
Seperti saat pembuatan Akta, penting untuk selalu mencocokan tanda tangan dalam dokumen dengan yang ada di KTP para pihak secara saksama. Terlebih ketika pada saat pembuatan akta tersebut berdasarkan akta kuasa.
“Tujuannya guna memastikan, bahwa tanda tangan tersebut bukan yang dipalsukan,” terangnya.
Selain itu, sebelum pelaksanaan penandatanganan, notaris juga harus membacakan semua isi akta, serta semua pihak mempunyai pemahaman yang sama akan isi tersebut.
“Notaris juga harus langsung menandatangani minuta akta,” kata Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat.
Lanjutnya menjelaskan, bahwa profesi notaris mempunyai peran penting serta strategis.
“Terutama dalam melakukan pencegahan tindak pidana pencucian uang, serta pendanaan terorisme,” pungkasnya. (Adi/R5/HR-Online)