Fungsi cangkang kura-kura akan mendukung kehidupan makhuk hidup ini dengan baik. Terdapat berbagai fungsi dari cangkang atau tempurung kura-kura selain sebagai pelindung fisik. Hewan satu ini memang memiliki cangkang yang sangat kuat.
Baca Juga: Hewan dengan Umur Terpendek, Salah Satunya Hanya 24 Jam
Karena memiliki kekuatan yang lebih, cangkang berguna sebagai tempat untk kura-kura berlindung. Tetapi ternyata tidak sebatas itu, sebab masih terdapat beberapa kegunaan lain dari tempurung kura-kura tersebut.
Fungsi Cangkang Kura-kura dalam Membantu Keberlangsungan Hidup
Kura-kura adalah reptil bertubuh rendah yang memiliki cangkang keras dan pelindung. Mereka hidup di berbagai habitat, termasuk daratan, air tawar, dan laut.
Kura-kura memiliki kepala dengan paruh mirip kura-kura, dan beberapa spesies bisa hidup hingga puluhan tahun. Makanan mereka bervariasi, tergantung pada spesiesnya, dan mereka bisa menjadi hewan peliharaan yang populer.
Cangkang kura-kura memiliki struktur yang keras dan hampir menutupi seluruh tubuhnya. Cangkang kura-kura terdiri dari dua lapisan utama:
- Karapas: Ini adalah bagian atas cangkang yang keras dan kuat, terbuat dari tulang yang mengeras dan tertutup oleh lapisan keratin. Karapas melindungi sebagian besar tubuh kura-kura, termasuk punggung, sisi, dan bagian atas ekor. Warna dan pola pada karapas bervariasi antara spesies kura-kura dan seringkali digunakan untuk mengidentifikasi jenis kura-kura.
- Plastron: Plastron adalah bagian bawah cangkang yang juga terbuat dari tulang yang mengeras. Plastron melindungi perut dan bagian bawah tubuh kura-kura. Pada beberapa spesies, plastron dapat memiliki celah atau lipatan yang memungkinkan kura-kura untuk menarik diri ke dalam cangkangnya dan menutupinya sepenuhnya, menyediakan perlindungan tambahan.
Ternyata cangkang tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh. Ada beragam fungsi lain dari cangkang kura-kura seperti berikut ini:
Tempat Perlindungan dari Serangan Predator
Cangkang kura-kura berguna sebagai perlindungan kura-kura dari serangan predator. Cangkang ini sangat kuat dan keras, dan berfungsi sebagai pertahanan alami yang efektif terhadap ancaman fisik dari predator.
Ketika kura-kura merasa terancam, mereka dapat menarik diri ke dalam cangkangnya dengan aman. Sehingga hanya bagian-bagian yang keras dan pelindung yang terlihat oleh predator.
Hal ini membuat sulit bagi predator untuk mencapai bagian lembut dan rentan dari tubuh kura-kura. Oleh karena itu, fungsi perlindungan dari cangkang kura-kura adalah salah satu yang paling penting dalam kelangsungan hidup mereka.
Melindungi Suhu Tubuh
Fungsi cangkang kura-kura selanjutnya yaitu untuk melindungi suhu tubuh. Kura-kura menjadi salah satu hewan reptil yang memiliki sifat poikilotermik.
Baca Juga: Fungsi Lisosom pada Sel Hewan, Penting Bagi Proses Pencernaan
Reptil poikilotermik akan memiliki suhu tubuh yang berubah-ubah sesuai dengan lingkungan. Hal ini tentu tidak mudah bagi kehidupan kura-kura. Karena suhu yang terlalu rendah atau tinggi bisa berakibat fatal.
Maka dari itu, dalam menjaga suhu tubuh tetap stabil kura-kura akan mengubah posisi tubuhnya untuk berjemur pada bawah sinar matahari. Cangkang kura-kura juga akan menahan dan menjaga suhu tubuh supaya tidak naik terlalu tinggi ketika berjemur.
Bahkan, cangkang kura-kura juga akan menyerap panas dan menjaga suhu tubuh supaya tidak turun terlalu drastis pada cuaca dingin.
Membantu Bergerak di Air
Cangkang kura-kura juga memiliki peran penting untuk membantu pergerakan di air. Kaki kura-kura terletak pada bawah cangkang bisa memudahkan dorongan dalam air.
Ketika kura-kura dalam keadaan diam gerakan tersebut masih bisa menghasilkan sedikit aliran air sebagai gerakan tubuh. Cangkang kura-kura juga bisa membantu mengatur posisi tubuh dalam air.
Nantinya ia bisa menyesuaikan berat badan untuk mengeluarkan atau mengisi udara dalam cangkang. Sehingga kura-kura bisa mengapung atau tenggelam di air.
Jika keluar dari air kura-kura akan mengeluarkan udara dari cangkang. Sehingga berat tubuh menjadi lebih ringan.
Tempat untuk Berkembang Biak
Fungsi cangkang kura-kura lainnya yaitu sebagai tempat berkembang biak. Dalam kehidupan sehari-hari, cangkang menjadi tempat perlindungan sekaligus rumah. Tetapi, saat bertelur cangkang jadi tempat ideal untuk menampung telur.
Ketika kura-kura bertelur, cangkang akan melindunginya dari berbagai ancaman hewan lainnya. Tidak hanya itu, tempurung kura-kura tersebut juga bisa memberikan perlindungan dari cuaca yang ekstrem. Tempurung menjadi tempat yang ideal untuk telur berkembang lebih sempurna.
Sebagai Alat Komunikasi
Tempurung kura-kura juga memiliki peran sebagai alat komunikasi. Beberapa jenis dari kura-kura akan menghasilkan suara. Kura-kura akan menggunakan cangkang dalam menghasilkan suara yang keras.
Mereka menggunakan cangkang untuk memantulkan suara sekaligus membuat intensitasnya lebih kuat. Nantinya hasil suara tersebut akan menjadi keras dan bisa terdengar dari jarak yang jauh.
Contoh kura-kura yang menggunakan cangkang sebagai alat komunikasi yaitu kura-kura air mata. Jenis kura-kura ini akan menghasilkan bunyi dengan cara menarik dan mendorong udara dari tempurung.
Baca Juga: Binatang Berkulit Keras, Mulai dari Buaya hingga Armadillo
Bunyi ini mereka manfaatkan untuk menarik pasangan dan menunjukkan keberadaannya. Setiap kura-kura akan menghasilkan suara yang berbeda intensitasnya. Hal itu bergantung dengan bentuk, ukuran, dan tebal cangkang.
Nah, itu tadi ulasan tentang beberapa fungsi cangkang kura-kura yang bisa Anda ketahui. Cangkang ini tumbuh bersama dengan kura-kura, dan kura-kura muda memiliki cangkang yang lebih lunak yang mengeras seiring bertambahnya usia. Cangkang kura-kura juga dapat memiliki berbagai bentuk dan ukuran tergantung pada spesiesnya. (R10/HR-Online)