Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita NasionalKlarifikasi Menpora Dito Ariotedjo Soal Kasus Korupsi BTS 4G

Klarifikasi Menpora Dito Ariotedjo Soal Kasus Korupsi BTS 4G

harapanrakyat.com,- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo baru-baru ini mendapati namanya terseret dalam kasus korupsi proyek BTS 4G BAKTI Kominfo.

Dalam konteks ini, Dito telah memberikan klarifikasi dan tindak lanjut yang penting untuk memahami situasi ini lebih baik.

Pada Selasa (26/9/2023), Irwan Hermawan, terdakwa dalam kasus korupsi BTS 4G, mengungkapkan bahwa Dito Ariotedjo telah menerima uang sebesar Rp 27 miliar. Namun, Dito dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Dalam klasifikasinya, Ia menekankan bahwa ia akan selalu bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung. Ia menegaskan keyakinannya, bahwa ia tidak terlibat dalam kasus korupsi BTS 4G.

Baca juga: Harta Menpora Dito Ariotedjo Berlimpah, Lebih Besar dari Presiden Jokowi, Hasil Korupsi?

Dalam sidang tersebut, terungkap bahwa uang sejumlah Rp 75 miliar diberikan kepada berbagai pihak untuk mengamankan proyek BTS BAKTI Kominfo. Pertama, mereka menyerahkan Rp 15 miliar, dan kemudian Rp 60 miliar.

Namun, pertanyaan muncul, siapa yang memerintahkan penyerahan uang tersebut? Irwan menyebut nama Anang Achmad Latif sebagai orang yang memerintahkan hal tersebut.

Selain itu, ada pemberian uang sejumlah Rp 27 miliar yang terkait dengan perkara BTS 4G. Irwan menjelaskan bahwa uang tersebut tidak diserahkan langsung. Melainkan, dititipkan kepada seseorang bernama Resi melalui Windy, dan akhirnya sampai di tangan Dito.

Kehati-hatian dalam Menangani Laporan Harta Kekayaan Dito Ariotedjo

Menariknya, dalam konteks ini, terdapat perubahan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Dito Ariotedjo. Awalnya, ada lima aset Dito yang diberi status hadiah, namun kini telah diubah menjadi hibah tanpa akta. Hal ini menimbulkan perhatian dan kebingungan, terutama dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aset-aset tersebut termasuk tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp 162 miliar. Dito menjelaskan bahwa aset tersebut sebenarnya adalah pemberian dari mertuanya kepada istrinya. KPK telah melakukan klarifikasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai hal ini.

Kasus korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo memang menjadi sorotan publik, terutama setelah nama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo terseret dalamnya. Dalam menghadapi situasi ini, Dito telah memberikan klarifikasi bahwa ia tidak terlibat dalam kasus tersebut dan akan selalu bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Selain itu, perubahan dalam LHKPN Dito Ariotedjo menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam melaporkan harta kekayaan. Hal ini memberikan pelajaran bahwa transparansi dan integritas dalam pengelolaan aset pribadi adalah hal yang sangat penting, terutama bagi pejabat publik. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...