Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita JabarPerkebunan Teh Cisaruni Garut, Jejak Sejarah Ekspor Teh Hitam Zaman Belanda

Perkebunan Teh Cisaruni Garut, Jejak Sejarah Ekspor Teh Hitam Zaman Belanda

Perkebunan teh di Cisaruni di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyimpan jejak sejarah gemilang Karel Frederik (KF) Holle (1829-1896). KF Holle adalah sosok yang mewarisi dan mengembangkan perkebunan teh di Cisaruni dengan segala keindahan alamnya.

Perkebunan seluas 5.039 hektare ini menghasilkan teh hitam yang menjadi komoditas unggulan. Teh hitam dari Cisaruni diekspor ke berbagai negara seperti Jerman dan Malaysia.

Setiap sekitar 12 ton komoditi teh diekspor melalui Kantor Pemasaran Bersama di Jakarta. Sayangnya, belum ada informasi terkait volume dan nilai ekspor teh hitam dari Cisaruni Garut.

Keindahan Perkebunan Teh Cisaruni Garut

Hamparan perkebunan teh Cisaruni yang terletak di antara Gunung Cikuray dan Gunung Api Papandayan menjadi sebuah kenyataan, berkat kehadiran KF Holle yang tiba di Dermaga Batavia pada 23 Februari 1844 melalui kapal Sara Johanna.

Baca Juga: Garut Punya Tempat Khusus Bermain Sepatu Roda, Tiket Murah Cocok untuk Pasangan

Merekam Jejak Sejarah

Tak hanya berfokus pada perkembangan perkebunan, KF Holle juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan masyarakat lokal. Ia mendirikan “Sekolah Pribumi”, yang kini bangunannya telah beralih fungsi menjadi Mapolwiltabes Bandung, mewakili jejak bersejarah yang patut dihargai.

Sejarah perkebunan teh Cisaruni semakin terangkat dengan berdirinya Stasiun Kereta Api Cikajang Garut pada tahun 1926 oleh pemerintah Hindia Belanda. Stasiun ini menjadi salah satu elemen penunjang distribusi teh di Jawa Barat selatan, termasuk Garut. 

Namun, selama Perang Dunia II, stasiun ini tidak luput dari rusaknya akibat invasi tentara Jepang (1942-1945). Jepang melihat Cikajang sebagai jalur vital pengiriman tentara dari dan menuju Kota Garut.

Peninggalan Arsitektur Eropa

Tidak hanya sejarah, perkebunan teh Cisaruni juga menyimpan peninggalan arsitektur Eropa yang memukau, mengingatkan kita akan masa kolonial abad 19 hingga 20. 

Bangunan-bangunan bersejarah ini bergaya Eropa dengan menyerupai markas militer dan perkantoran masa kolonial.

Baca Juga: Cerita Mistis Leuweung Sancang Garut, Jejak Macan Putih yang Jadi Legenda

Di tengah pesona alam dan arsitektur bersejarah, kita juga dapat menjumpai Rumah Bedeng Pekerja Kebun, yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang. Begitu juga dengan Masjid As-Syura Cipari Pangatikan Garut yang berdiri antara tahun 1896-1936, mencerminkan nilai-nilai spiritual dan keberagaman budaya.

Perkebunan Teh Cisaruni Garut bukan sekadar tempat yang memproduksi teh, tetapi juga sebuah kisah panjang yang melibatkan perjuangan dan inovasi, serta secercah pesona alam yang memikat. Menyusuri setiap sudutnya, kita dapat memahami bahwa di balik keindahan alam dan produktivitas komoditas, terdapat jejak sejarah yang perlu kita jaga kelestariannya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...