Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TerbaruPropaganda Ala Seniman Indonesia yang Bikin Belanda Pusing

Propaganda Ala Seniman Indonesia yang Bikin Belanda Pusing

harapanrakyat.com, – Pada zaman revolusi rupanya tidak hanya tentara dan laskar rakyat saja yang memiliki sumbangsih besar pada kemerdekaan Indonesia. Namun seniman juga punya peran dalam memperjuangkan kebebasan rakyat Indonesia melalui berbagai propaganda pada tahun 1945.

Berbeda dengan tentara dan pejuang laskar bersenjata, seniman-seniman yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia menggunakan keahliannya untuk melawan penjajah.

Para perupa misalnya, mereka menggunakan disiplin keilmuannya untuk membuat poster dan lukisan bernada revolusi. Seniman membuat keadaan revolusi semakin tegang karena semangat rakyat terus dibakar melalui karya-karyanya yang “panas”.

Baca Juga: Sejarah Konferensi Meja Bundar, Akhiri Konflik Indonesia dan Belanda

Aksi para seniman Indonesia ini membuat Belanda pusing, lantaran tembak menembak antara rakyat Indonesia dan tentaranya terjadi di mana-mana.

Tentara Belanda meyakini bersitegangnya rakyat Indonesia dengan tentara mereka karena  propaganda gelap kelompok seniman. Mereka sengaja membuat poster dan lukisan untuk mempropagandakan peperangan.

Kendati demikian bagi rakyat Indonesia, peran seniman di zaman itu tak ubahnya seperti pahlawan yang bernyali besar. Para seniman sukses mengkomunikasikan karyanya kepada rakyat Indonesia untuk melawan Belanda.

Propaganda Seniman Indonesia, Pekerja Seni sudah Dimanfaatkan Sejak Zaman Jepang

Menurut Adeng dalam Jurnal Pantjala, Vol. 4, No. (2) Juni 2022: 45-57 berjudul, “Peranan Seniman dalam Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia”, pekerja seni sudah dimanfaatkan sebagai propagandis ulung sejak zaman pendudukan Jepang.

Pemerintahan Dai Nippon di pulau Jawa telah menggunakan seniman sebagai tenaga kreatif yang bertugas mengajak rakyat Indonesia mendukung pemerintah Jepang.

Propaganda Seniman Indonesia
Salah satu contoh poster propaganda di zaman pendudukan Jepang hingga revolusi kemerdekaan Indonesia. Foto: Ist/Net

Dengan kata lain seniman digunakan oleh tentara Jepang sebagai mobilisasi massa agar rakyat Indonesia berpihak pada mereka.

Baca Juga: Profil Sayuti Melik, Anggota Menteng 31 Juru Ketik Naskah Proklamasi

Lantaran tujuan ini bersifat propagandis, maka seniman-seniman yang diasuh oleh Jepang membuat karya-karyanya dengan model ajakan. Seperti membuat poster lukisan yang isinya ajakan untuk bergabung dan memihak Jepang dalam Perang Dunia II.

Guna mewadahi tenaga seniman Indonesia, Jepang akhirnya membuat organisasi dengan nama Keimin Bunka Shi Dosho atau Badan Pusat Kebudayaan.

Dalam Keimin Bunka Shi Dosho para seniman pribumi diajak berkolaborasi dengan seniman-seniman Jepang dalam berkarya. Mereka juga terkadang membahas cita-cita kemerdekaan Indonesia di waktu senggang sebelum karya propagandanya diterbitkan di muka umum.

PERSAGI Membentuk Seniman Pejuang Kemerdekaan

Setelah Jepang kalah oleh Sekutu, S. Sudjojono membentuk PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Melansir dari berbagai sumber konon PERSAGI merupakan organisasi kesenian di revolusioner yang turut membentuk seniman pejuang kemerdekaan.

Pernyataan di atas sebagaimana disampaikan langsung oleh Sudjojono dalam memoarnya berikut ini: “Seniman itu pejuang. Jadi kalau seniman itu tidak mau membantu pergerakan nasional, itu buat saya bukan seniman”.

Poster-poster propaganda yang dibuat oleh para seniman PERSAGI di zaman revolusi 1945. Foto: Ist/Net

Dalam PERSAGI, Sudjojono dan kawan-kawan seniman lain mendoktrin anggotanya dengan semangat kemerdekaan. Pemikiran Sudjojono yang kekiri-kirian memberikan semangat baru untuk rakyat Indonesia agar terus berjuang melawan penjajah menggunakan kesenian.

PERSAGI menjadi satu-satunya “sarang” seniman revolusioner yang menentukan arah perjuangan. Melalui organisasi tersebut beserta doktrinnya melahirkan seniman-seniman pejuang kemerdekaan yang lebih revolusioner dari sebelumnya.

Propaganda Seniman Indonesia Terbaik di Masa Revolusi 1945

Andil seniman dalam gerakan revolusi 1945 terlihat dari profesinya sebagai kelompok propagandis.

Seniman bertugas melakukan propaganda semangat perang, mereka menyiarkan ajakan ke seluruh rakyat Indonesia untuk berperang melawan Belanda. Dalam poster yang berbentuk lukisan para seniman sukses membakar semangat rakyat untuk tetap berjuang.

Baca Juga: Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan 1945, Ada Kiprah Pemuda dan Buruh Kereta Api

Salah satu poster yang paling mempengaruhi perjuangan rakyat saat itu berjudul Boeng Ajo Boeng (Bung, Ayo Bung!). Konon poster yang bergambar pemuda memutuskan tali rantai yang membelenggu kakinya itu diinisiasi oleh Soekarno dan seniman-seniman besar di belakangnya.

Poster lukisan Boeng Ajo Boeng karya Affandi di masa revolusi 1945. Foto: Ist/Net

Antara lain mereka (seniman) itu adalah Affandi, Dullah, Sudjojono dan Chairil Anwar. Para seniman rakyat di atas berhasil menggunakan poster tersebut untuk mempropagandakan perlawan terhadap Belanda tahun 1945.

Selain membuat poster para seniman juga berperan sebagai juru gambar di medan perang. Mereka bertugas menggambar peta untuk rute penyerangan gerilyawan republik ke markas Belanda.

Kerja mereka menggambar peta dilakukan dengan peralatan yang sederhana. Peta tersebut hanya dibuat menggunakan kertas bergaris biasa dengan pensil atau tinta hitam tanpa warna.

Kendati dibuat menggunakan peralatan sederhana, karya mereka sangat jelas dan estetik menambah semangat pejuang kita untuk mengadakan perlawanan secepatnya. (Erik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...