Parigi, (harapanrakyat.com),- Seorang nelayan asal Dusun Patrol, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Ciamis, Eeng Rukmana, 66, tewas setelah terseret ombak pasang Pantai Selatan di Kawasan Objek Wisata Batu Hiu, Parigi, Selasa (18/10).
Korban saat kejadian sedang menangkap ikan mengunakan jaring di kawasan Pantai Batu Hiu dengan mengunakan perahu tongkang. Tiba-tiba, ombak pasang datang menghempas perahu dan menyeret tubuh korban. Karena kondisi tubuh korban sudah cukup tua, arus deras mengalahkan tenaga korban dan seketika hanyut ditelan ombak.
Tubuh korban muncul ke permukaan beberapa menit kemudian dalam kondisi tidak berdaya. Saat dilakukan pertolongan sejumlah nelayan, korban dipastikan sudah tidak bernyawa. Selain korban, di atas perahu ada seorang rekan nelayan Sukid, 45, yang juga ikut terhempas gelombang. Namun beruntung dia selamat setelah berhasil menggapai perahu. âKejadianya begitu cepat, saat kami menebar jaring dana akan mengangkatnya, tiba-tiba gelombang pasang datang,â kata Sukid mengisahkan kejadian.
Sukid mengatakan, semula dia tidak sadar rekanya Eeng terhempas gelombang. Namun, setelah dia berhasil menyelamatkan diri mencari Eeng di sekitar kejadian, ternyata tidak ditemukan. Beberapa Nelayan lain yang datang juga berusaha mencari tubuh korban. âTidak lama setelah datang beberapa nelayan tubuh Eeng muncul, namun sudah tidak bernyawa. Memang saat ini, kondisi gelombang sedang pasang, tapi kami memaksa melaut karena tidak punya penghasilan lain selain melaut,â katanya.
Kapolres Ciamis AKBP Agus Santoso membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu-lintas di pantai Selatan Ciamis akibat gelombang dan menewaskan seorang nelayan.
âAnggota kami sudah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, dan menyimpulkan peristiwa itu murni akibat kecelakaan. Korban meninggal karena tubuhnya tertarik jaring saat terhempas gelombang, sementara rekannya berhasil menyelamatkan diri,â kata Agus. (Bgj)