Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita JabarTak Memiliki Bawaslu, Sawer Duit Arahkan Pemilih di Pilkades Serentak Garut Halal?

Tak Memiliki Bawaslu, Sawer Duit Arahkan Pemilih di Pilkades Serentak Garut Halal?

Politik uang, serangan fajar, dan mengarahkan rakyat selaku pemilih dengan suap duit receh kerap dipertontonkan saat kontestasi politik di tanah air. Termasuk sawer duit pada proses Pilkades serentak untuk mengarahkan pemilih kepada calon tertentu.

Apabila Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati/ Walikota/ Gubernur, Pemilihan Legislatif dan Pilpres, terdapat wasit bernama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), di Pemilihan Kepada Desa (Pilkades), tak ada wasit yang memiliki kewenangan model Bawaslu. Hal ini yang membuat saweran duit bagi pemilih dihalalkan oleh para calon, karena tak ada yang mengawasi.

Pilkades serentak Garut, Jawa Barat akan digelar pada Senin (15/5/2023) besok. Pilkades serentak diharapkan bisa menjalankan demokrasi yang adil dan jujur. Meskipun begitu, Pilkades serentak rawan akan kecurangan tanpa pengawasan dari institusi khusus.

Baca Juga: Ada Pilkades Serentak, Besok Senin Garut Libur Lokal

Kecurangan seperti biasa dalam urusan politik memilih sosok pemimpin, yaitu serangan fajar, suap duit receh untuk masyarakat sebagai pemilih. Termasuk juga judi para bandar yang mengusung sosok calon Kades.

Dalam perhelatan Pilkades, panitia Pilkades serta tim sukses calon Kades tak diawasi Bawaslu model pemilu Kepala Daerah Bupati/ Walikota/Gubernur, Pileg, Pilpres.

Pilkades tak memiliki wasit atau penengah apabila terjadi perselisihan buntut kecurangan. Sehingga gugatan ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) kerap terjadi, meski jarang yang menggugurkan calon Kades yang curang.

Pemda Garut Imbau Tak Ada Praktik Sawer Duit atau Money Politic dalam Pilkades Serentak

Pemerintah Daerah Garut bahkan menyatakan, tidak ada institusi model Bawaslu yang mengatur urusan Pilkades. Sehingga sawer duit, serangan fajar, dan arena judi untuk memenangkan sosok calon Kades seolah dihalalkan.

Akan tetapi, Pemkab Garut menyarankan agar praktik seperti itu tak dilakukan oleh sosok calon Kades dan tim suksesnya.

“Ya aturan ada tapi tidak bunyi (terkait politik uang, red). Hanya sebagai anjuran etika tidak boleh saja. Memenuhi unsur atau tidaknya bisa dilaporkan ke aparat penegak hukum,” kata Helmi Budiman, Wakil Bupati Garut, Minggu (14/5/2023).

Helmi tak berkomentar lebih jauh atas hal ini, karena memang tidak ada institusi yang harus mengurus masalah kecurangan politik uang dalam Pilkades serentak. Hanya saja apabila ketahuan ada praktik bagi-bagi uang menjelang Pilkades, maka warga bisa melapor ke aparat penegak hukum. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...