Kisah Imam Bukhari dan ibunya sangatlah menyentuh. Imam Bukhari dan ibunya memiliki kisah tersendiri yang berkaitan dengan doa. Sebagai umat muslim, sudah seharusnya Anda mengetahui bagaimana kisah yang ada di dalam sejarah Islam tersebut.
Kisah Imam Bukhari dan Ibunya yang Menyentuh
Imam Bukhari mempunyai nama asli yaitu Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari. Imam Bukhari ini mendapatkan keajaiban dari Allah SWT berkat doa sang ibu.
Perlu untuk Anda ketahui bahwa Imam Bukhari termasuk anak yatim yang dulunya pernah buta. Setiap memasuki sepertiga malam, sang ibu tak henti-hentinya mendoakan kesembuhan Imam Bukhari.
Baca Juga: Kisah Hamnah binti Jahsy, Sosok Wanita Mulia dan Pemberani
Hingga di suatu malam, saat tertidur pulas, sang ibu bermimpi tengah bertemu dengan Nabi Ibrahim. Dalam mimpinya tersebut, Nabi Ibrahim mengatakan bahwa Allah SWT sudah mengembalikan penglihatan Imam Bukhari karena ia rutin berdoa.
Hal yang mengejutkan terlihat di keesokan harinya. Kedua mata Imam Bukhari benar-benar bisa melihat. Hal ini jelas membuat sang ibu bahagia bukan kepalang.
Perasaan bahagia tersebut membuat sang ibu mewakafkan hidup Imam Bukhari untuk menuntut ilmu. Sang Ibu mengajak Imam Bukhari umroh ke Mekah dengan saudaranya saat usianya sudah menginjak 16 tahun.
Kala itu Imam Bukhari menetap di Mekah, sementara ibu dan saudara-saudaranya pulang kembali. Selama di Mekah, Imam Bukhari menuntut ilmu dan menjadi gurunya ahli hadits.
Sebagai Syaikh Al-Muhadditsin, Imam Bukhari memiliki kitab bernama Syahih Al-Bukhari. Kitab tersebut jadi rujukan paling shahih sesudah kitab suci Al-Qur’an.
Di sisi lain, ada banyak keteladanan yang bisa umat muslim ambil dari keshalihahan ibu Imam Bukhari. Apabila melihat kisah di atas, Imam Bukhari dan ibunya mendapatkan cobaan yang memprihatinkan.
Namun ibunya tidak pernah berputus asa untuk berdoa sebagai tanda kematangan sikapnya di dalam beragama. Ibu Imam Bukhari juga mempunyai sikap tawakal dan raja’ hanya kepada Allah SWT.
Meski tanpa sosok suami, sang ibu mampu membesarkan Imam Bukhari dengan baik. Bahkan Imam Bukhari bisa menjadi sosok yang memiliki kecerdasan hati dan pikiran luar biasa.
Fakta Imam Bukhari
Selain mengetahui bagaimana kisah Imam Bukhari dan ibunya, tak kalah menarik pula untuk memahami deretan faktanya. Langsung saja, berikut beberapa fakta Imam Bukhari yang perlu untuk Anda ketahui selengkapnya.
Penghafal Hadits
Sudah bukan rahasia lagi apabila Imam Bukhari kondang sebagai penghafal hadits. Tidak tanggung-tanggung, sudah ada 200.000 lebih hadits shahih Rasulullah SAW yang mampu Imam Bukhari hafal dengan baik.
Sebagai Amirul Mukminin Fil Hadits
Fakta lainnya yang berkaitan dengan Imam Bukhari yaitu mendapatkan julukan sebagai Amirul Mukminin Fil Hadits. Julukan tersebut memiliki arti yaitu pemimpin dari orang-orang yang beriman dalam menuntut ilmu hadits.
Biografi
Imam Bukhari lahir pada tahun 194 Hijriah, tepatnya pada hari Jumat 13 Syawal. Ia lahir di Bukhara, Samarkand.
Baca Juga: Kisah Abdurrahman bin Auf RA, Sahabat Nabi yang Gemar Sedekah
Sementara untuk kepergiannya, Imam Bukhari meninggal dunia pada usia 62 tahun kurang 13 hari. Lebih tepatnya saat tahun 256 Hijriyah.
Kepribadian
Dari kisah Imam Bukhari dan ibunya, kepribadian juga termasuk salah satu fakta menarik yang penting untuk umat muslim ketahui. Imam Bukhari memiliki kepribadian yang manis, bermartabat, dan tulus.
Selain itu, Imam Bukhari juga memiliki kemampuan menghafal yang sangat baik. Bahkan ketika ada sesuatu hal yang muncul dalam benaknya, Imam Bukhari langsung menulisnya.
Kemampuan menghafalnya pun tampak ketika melihat sebuah buku. Meski baru melihatnya sekali, namun Imam Bukhari bisa menghafalnya dengan satu pandangan.
Dermawan
Imam Bukhari juga memiliki sikap yang dermawan. Hal tersebut seakan bukan lagi jadi rahasia karena Imam Bukhari selalu membawa tas yang di dalamnya terdapat harta untuk sedekah.
Kebiasaan atau sikap dermawan yang Imam Bukhari miliki pun sudah masyarakat ketahui sejak dulu. Begitupun dengan para ahli sejarah yang juga mengetahuinya dengan baik.
Taqwa
Sebagai penghafal hadits, Imam Bukhari terkenal bertakwa kepada Allah SWT. Bahkan Imam Bukhari baru akan menulis hadits sesudah menunaikan sholat sebanyak 2 rakaat.
Baca Juga: Kisah Fudhail Bin Iyadh, Perampok yang Menjadi Ulama Besar
Dari uraian di atas, Anda bisa tahu bagaimana kisah Imam Bukhari dan ibunya yang memiliki kekuatan doa luar biasa. Semakin terlihat luar biasa apabila menyimak fakta menarik dari Imam Bukhari. (R10/HR-Online)