harapanrakyat.com,- Kepala BPN Ciamis, Hermawan mengungkapkan, bahwa antusias masyarakat Ciamis, Jawa Barat untuk mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sangat tinggi.
“Itu pun kita masih mengajukan penambahan kouta, karena antusias masyarakat Ciamis begitu tinggi untuk mengikuti program ini,” ungkapnya kepada harapanrakyat.com, Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Tahun 2023, BPN Pangandaran Targetkan 11.500 Bidang Masuk Program PTSL
Adapun untuk kuota program PTSL sesuai arahan pemerintah pusat, pada tahun 2023 ini, Ciamis mendapatkan 53.086 sertifikat yang tersebar di 16 kecamatan.
“Bahkan, BPN Ciamis sendiri mendapatkan penghargaan di tingkat provinsi, sebagai daerah yang antusias masyarakatnya tinggi dalam mengikuti program ini,” katanya.
Lanjut Hermawan menambahkan, hingga per bulan Mei tahun 2023 atau belum genap setengah tahun, program PTSL sudah melebihi target. Maka dari itu, BPN Ciamis saat ini sedang mengajukan penambahan target kouta kembali.
“Karena itu, saya sangat mengapresiasi antusias masyarakat Ciamis yang sangat tinggi,” ucapnya.
Baca Juga: Lewat Program PTSL, Pemkab Ciamis Terima 100 Sertifikat Aset
Sementara terkait dengan pungutan, Hermawan menegaskan, bahwa PTSL dari BPN sesuai SKB 3 Menteri, hanya dipungut Rp 150 ribu.
Hermawan menjelaskan, bahwa sesuai SKB 3 Menteri untuk pungutan Rp 150 ribu per satu sertifikat, dilakukan oleh panitia PTSL tingkat pemerintah desa maupun kelurahan.
“Dan dari BPN sendiri untuk program ini gratis alias tidak ada pungutan. Karena sudah dibiayai oleh pemerintah pusat,” tegasnya.
Menurutnya, nominal Rp 150 ribu tersebut sangat murah sekali untuk melakukan sertifikasi hak tanah. Pasalnya, jika secara mandiri maka harus mengeluarkan uang sampai juta rupiah.
“Sedangkan program PTSL dari BPN ini hanya memungut Rp 150 ribu, dan tidak ada biaya lain-lain. Kalaupun ada maka laporkan saja kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)