Ilustrasi tenggelam. Foto: Ist/Net
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Keluarga Mumu Jaenal Mutaqin (13), siswa MTs Ciamis yang tenggelam dan hanyut terbawa arus Sungai Citanduy berharap korban segera ditemukan oleh Tim Tagana yang kini tengah melakukan pencarian di sepanjang Sungai Citanduy.
“Saya ingin anak saya segera ditemukan, biar jasadnya bisa segera dikebumikan secara layak. Kasihan dia,” ungkap Lili, ayah korban, sembari meneteskan air mata, saat ditemui HR, Senin (9/3/2015).
Lili yang akrab disapa Pecel ini, mengatakan, semasa hidupnya, Mumu merupakan anak yang baik dan rajin mengaji. Bahkan, Mumu sering menjadi guru ngaji teman-temannya saat belajar mengaji di mesjid.
Pecel mengatakan, sebelum anaknya pergi ke Sungai Citanduy, dirinya sempat melarang karena aliran sungai saat ini tengah deras. “ Waktu itu saya sarankan agar acara ngaliwetnya di kolam milik saya yang tak jauh dari rumah. Tetapi, entah mengapa, dia malah nekad bersama temannya pergi ke Sungai Citanduy,” kata pedagang rokok di komplek DPRD Ciamis ini.
Pecel menambahkan, karena dikira anaknya menggelar acara ngaliwet bersama temannya di kolam miliknya, dia pun sempat mengontrol ke kolamnya. Betapa kagetnya, ketika dicek ke kolamnya, anaknya beserta temannya tidak ada di lokasi.
“Padahal, saya sudah mewanti-wanti agar jangan pergi ke sungai, karena arus tengah deras,” ujarnya dengan raut muka sedih dan kecewa.
Sekitar pukul 13.00 WIB, lanjut Pecel, ada teman anaknya datang ke rumahnya dan memberitahukan bahwa Mumu hanyut terbawa arus Sungai Citanduy. “Mendengar kabar itu, saya langsung lemas dan tidak percaya anak saya meninggal terbawa arus sungai,” katanya. (es/R2/HR-Online)
Berita Terkait
Penyisiran Hingga Doboku Banjar, Siswa Ciamis yang Tenggelam Belum Ditemukan
Siswa MTs Ciamis Tenggelam di Sungai Citanduy Hingga Kini Belum Ditemukan