Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruHadits Menjaga Silaturahmi dan Keutamannnya untuk Umat Muslim

Hadits Menjaga Silaturahmi dan Keutamannnya untuk Umat Muslim

Hadits menjaga silaturahmi perlu diketahui umat muslim. Ada banyak hadits shahih yang menerangkan tentang pentingnya menjaga silaturahmi. Sebagai umat Islam, kita mesti tahu hadits maupun ayat Al Quran mengenai silaturahmi.

Sebab, agama Islam senantiasa mengajarkan agar umatnya selalu berbuat kebaikan dan menjalin silaturahmi dengan sesama. Bahkan, untuk orang yang memutus silaturahmi, bakal memperoleh dosa. 

Baca juga: Hadis Surga di Telapak Kaki Ibu yang Perlu Anda Ketahui

Sehingga tak mengherankan ada begitu banyak hadits tentang silaturahmi. Ini menandakan bahwa salah satu jalan untuk mengetahui ketakwaan seorang muslim bisa tampak dari seperti apa cara seseorang tersebut bersilaturahmi.

Hadits Menjaga Silaturahmi dan Keutamaannya

Arti dari silaturahmi secara harfiah ialah persaudaraan atau persahabatan. Kata ‘silaturahmi’ atau ‘silaturahim’ asalnya dari 2 kata, yaitu shilat dan juga al-rahmi atau al-rahim.

‘Shilat’ artinya menyambung (sambungan) atau menghubungkan/menjalin. Sedangkan ‘al-rahim’ (al-rahmi) adalah satu akar kata yang serupa, yakni rahima-yarhamu, yang berarti kasih sayang.

Silaturahmi punya makna mendalam di dalam kehidupan umat Islam. Sebab, wajib bagi umat muslim untuk selalu menjaga tali persaudaraan. 

Baik kepada saudara sedarah, sahabat, tetangga, maupun kerabat jauh. Agama Islam sangat menekankan untuk menjaga hubungan dengan teman.

Baca juga: Puasa Rajab 3 Hari Apakah Boleh? Berikut Penjelasan Hadistnya!

Agama Islam meminta umatnya agar selalu menjaga kawan yang mampu membawa kita lebih dekat dengan Allah SWT. Selain itu, Islam juga menganjurkan umatnya agar memiliki teman yang memperlakukan kita dengan baik.

Ada begitu banyak alasan mengapa umat Islam perlu menjaga tali silaturahmi. Untuk umat muslim, menyambung tali persaudaraan atau silaturahmi mempunyai keutamaan yang tak bisa kita abaikan. Bahkan, hal tersebut telah tertuang di dalam beberapa hadits menjaga silaturahmi serta anjurannya.

Anjuran untuk Menjaga Silaturahmi

Di dalam sebuah hadits riwayat dari Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda, bahwasanya setiap orang yang menjalin tali silaturahmi bukanlah mereka yang memenuhi kebutuhannya. Akan tetapi, orang yang kembali menyambung hubungannya saat tali silaturahmi tersebut sempat terputus.

Oleh sebab itu, silaturahmi bisa kita jalankan bukan hanya untuk orang yang hubungannya memang baik-baik saja. Namun, anjuran silaturahmi juga berlaku untuk orang-orang yang hubungannya sempat terputus. Dengan silaturahmi, maka hubungan baiknya kembali terjalin.

Perintah Allah SWT supaya menjalin silaturahmi dengan sesama umat manusia ini sendiri tertuang di dalam Al Quran Surat Ar Ra’d ayat 21.

Beberapa Hadits Menjaga Silaturahmi

Berikut ada beberapa hadits mengenai keutamaan memelihara tali silaturahmi yang perlu Anda ketahui.

Perintah untuk melakukan silaturahmi menurut sabda dari Nabi Muhammad SAW seperti yang tertulis di dalam hadits riwayat Bukhari berikut ini:

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ، ذَرْهَ

Artinya: “Beribadahlah kepada Allah SWT dengan sempurna jangan syirik, dirikanlah sholat, tunaikan zakat, dan jalinlah silaturahmi dengan orangtua dan saudara.” (HR Bukhari)

Rasulullah SAW juga menegaskan makna dari silaturahmi, yaitu selain untuk membalas kebaikan juga mengupayakan supaya hubungan baik tetap terjalin walaupun hubungan tersebut sudah rusak. Berikut hadits tentang makna silaturahmi:

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ، وَلَكِنِ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قَطَعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

Artinya: “Silaturahmi bukanlah yang saling membalas kebaikan. Tetapi seorang yang berusaha menjalin hubungan baik meski lingkungan terdekat (relatif) merusak hubungan persaudaraan dengan dirinya.” (HR. Bukhari)

Baca juga: Hadits Tentang Lailatul Qadar beserta Keutamaannya

Memutus tali persaudaraan merupakan perbuatan tercela, Allah SWT tidak menyukainya. Untuk itu, orang yang memutuskan tali silaturahmi bakal mendapat balasan berupa azab dari Allah, seperti yang tertulis di dalam hadits berikut ini:

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا – مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِي الآخِرَةِ – مِثْلُ الْبَغْىِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ

Artinya: “Tidak ada dosa yang lebih pantas disegerakan balasannya bagi para pelakunya di dunia -bersama dosa yang disimpan untuknya di akhirat- daripada perbuatan zalim dan memutus silaturahmi.” (HR Abu Daud)

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwasanya orang yang menjaga jalinan silaturahmi dengan saudara lainnya, Allah SWT berjanji akan dilapangkan rezekinya. Berikut bunyi haditsnya:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Artinya: “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Keutamaan Menyambung Tali Silaturahmi

Setelah mengetahui apa saja hadits menjaga silaturahmi, berikut ini adalah keutamaan memelihara jalinan persaudaraan yang perlu Anda ketahui:

  • Memperoleh ridho dari Allah SWT, sebab menjaga jalinan silaturahmi merupakan perintah-Nya.
  • Membuat bahagia kerabat-kerabat kita atau idkhalus surur.
  • Menciptakan ingatan atau memori positif dari orang-orang yang beriman kepada mereka yang senantiasa menjaga jalinan persaudaraan.
  • Membuat malaikat bahagia. Sebab, malaikat sangat menyukai silaturahmi.
  • Menjadikan umur panjang yang penuh keberkahan
  • Menambah keberkahan rezeki seseorang
  • Mencegah kita dari panasnya api neraka
  • Menambah pahala sesudah mereka yang memelihara jalinan persaudaraan wafat. Pasalnya, kerabat dekatnya bakal menyebut perbuatan baik darinya semasa hidup di dunia.
  • Silaturahmi bisa membantu menggugurkan dosa
  • Dengan menjaga silaturahmi dapat memperluas ilmu serta hikmah hidup

Demikian beberapa hadits menjaga silaturahmi dan juga keutamaannya. Semoga sesudah membacanya, sebagai umat Islam kita bisa terketuk hatinya untuk kembali menjalin tali silaturahmi dengan kerabat dengan baik. (R10/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...