Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita JabarPresiden Jokowi Singgung Bahan Baku Pupuk Saat Kunjungan ke Bandung

Presiden Jokowi Singgung Bahan Baku Pupuk Saat Kunjungan ke Bandung

harapanrakyat.com, – Akibat perang Rusia dan Ukraina yang belum berhenti, berdampak pada tersendatnya suplai bahan baku pupuk dalam negeri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan, agar petani mulai beralih ke pupuk organik.

Hal itu disampaikan Presiden saat berbincang bersama petani di Bandung selatan dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Ittifaq, Desa Alamendah, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (6/3/2023).

“Karena bahan baku pupuknya dari Rusia dan  Ukraina terhambat karena perang,” ujar Presiden.

Baca Juga : 2 Juta Warga Indonesia Berobat ke Rumah Sakit Luar Negeri

Kendati demikian, kata Jokowi, Indonesia sedikit lega karena saat ini suplai pupuk mulai bertambah dari produksi pupuk Iskandar Muda yang mampu menghasilkan 570 ribu ton dalam setahun.

“Ini bisa menambah suplai pupuk ke petani. Tetapi juga masih sangat kurang,” ujar Jokowi.

“Kalau suplainya kurang, yang terjadi pasti harganya naik. Kemarin baru saja kita resmikan di Aceh, untuk produksi urea dan NPK dari pupuk Iskandar Muda. Tambah kira-kira 500 ribu ton. Tapi itu juga kurang,” kata Jokowi menambahkan.

Dengan demikian, bisa jadi tahun ini pemerintah akan membuka lagi industri pupuk di Papua Barat karena ketersediaan gas dan bahan baku yang cukup.

Namun lagi-lagi tambahan suplai dari Papua Barat tetap belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk secara nasional.

“Tapi itu juga kita hitung masih juga belum cukup. Masih impor. Banyak bahan baku pupuk kita harus impor,” ungkap Jokowi.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Bandung Jadi Perhatian Presiden Jokowi

Terkait pertanian, Presiden Jokowi mengaku sangat kagum di kawasan Pondok Pesantren Al Ittifaq memiliki manajemen yang baik dalam bisnis pertanian berdasarkan permintaan pasar.

“Dari permintaan market, kemudian diproduksi di sekitar pondok pesantren,” ujar Jokowi.

Ia mengapresiasi, penerapan manajemen pertanian Pesantren Al Ittifaq betul-betul sangat terencana. Sehingga, permintaan pasar akan produk pertanian selalu tersedia.

“Ini bisa menjadi model bisnis. Hanya pasarnya saja mungkin yang berbeda-beda,” ujar Jokowi. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...