harapanrakyat.com,- Informasi penculikan dua anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ternyata tidak benar.
Hal itu dikatakan Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro. Polisi memastikan bahwa dua anak tersebut dibawa ayah tirinya, karena bermotifkan kesal terhadap sang istri.
Hilangnya dua anak berinisial RAP dan RS, warga Kecamatan Cibalong, Garut, menimbulkan prasangka penculikan di kalangan masyarakat.
Namun, polisi memastikan bahwa insiden penculikan tidak terjadi. Sang anak dibawa ayah tiri berinisial MAS, karena motif sang suami kesal kepada sang istri pergi tanpa sepengetahuan dirinya.
“MAS marah karena istrinya pergi ke Jakarta tanpa sepengetahuannya, dan meninggalkan anak anaknya,” kata Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Jumat (27/1/2023) di Mapolres Garut.
Baca juga: Seorang Jurnalis di Garut Diintimidasi Oknum ASN Hingga Dilempar Samurai
Proses penyelidikan petugas bahwa sang anak tidak diculik, setelah polisi menemukan kedua anak bersama ayah tirinya.
“Setelah ditelusuri kedua anak itu ternyata dibawa ayah tiri mereka, dan kabar penculikan itu tidak benar,” tambahnya.
Setelah kedua anak, suami dan istrinya dipertemukan, dan keduanya sepakat berdamai, polisi kemudian mengambil langkah dengan menerapkan Restorative Justice (penyelesaian secara damai).
“Setelah dilakukan mediasi akhirnya disepakati, keduanya bahwa perkara ini diselesaikan dengan restorative justice,” tutup Kapolres.
Kedua anak dan suami istri yang awalnya berperkara kini kembali dalam keadaan semula, sementara sang ayah tiri berjanji tak akan mengulangi perbuatan yang sama. (Pikpik/R8/HR Online/Editor Jujang)