Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruKisah Abu Lubabah, Rela Mengikat Diri Demi Mendapat Ampunan

Kisah Abu Lubabah, Rela Mengikat Diri Demi Mendapat Ampunan

Kisah Abu Lubabah seorang sahabat Rasulullah tentu sangat menarik untuk kita simak. Sebab, Abu Lubabah memiliki kisah bertaubat yang menarik. Kisah sahabat Nabi Muhammad SAW memang tak ada habisnya untuk kita bahas bersama.

Apalagi Rasulullah memang memiliki banyak sahabat selama mengajarkan Islam dan berdakwah. Semua sahabat selalu mendukung Rasulullah dan menegakkan Islam sehingga mendapat jaminan surga.

Beberapa sahabat tersebut misalnya Abu Bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, dan masih banyak lagi.

Dari banyaknya sahabat nabi tersebut kali ini kita akan membahas mengenai sahabat Rasul bernama Abu Lubabah.

Ia termasuk salah satu Muslim pilihan yang selalu membela dan menegakkan Islam. Ia juga seorang pahlawan dalam peperangan dan telah mempersembahkan diri dan nyawanya di jalan Allah.

Baca Juga: Hassan bin Tsabit, Penyair Kesayangan Nabi Muhammad SAW!

Kisah Abu Lubabah

Abu Lubabah bin Abdul Mundzir lahir di Yastrib atau Madinah yang subur dan memiliki banyak mata air. Madinah juga memiliki banyak pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang subur sehingga manusia dan hewan bisa memanfaatkannya.

Penduduk kotanya pun memiliki sifat yang baik terhadap sesama, santun, berbudi luhur, dan juga pemaaf.

Abu Lubabah memiliki istri bernama Khansa binti Al-Anshariyah yang berasal dari suku Aus. Pernikahan antara keduanya mendapat karunia seorang putri yang mereka beri nama Lubabah. Karena itu pun Abu Lubabah mendapatkan nama panggilannya.

Abu Lubabah merupakan orang pertama yang memeluk Islam ketika orang Anshar bertemu dengan Mush’ab bin Umair di Madinah.

Ia pun menjadi salah satu orang yang mendatangi Baiat Aqabah kedua. Abu Lubabah juga sangat mengagumi kepribadian dan keluhuran budi Nabi Muhammad SAW.

Menjaga Kota Madinah

Tak lama setelah Rasulullah kembali bersama kaumnya di Madinah, terjadilah perang Badar. Dalam perang tersebut kaum Muslim menghadapi pasukan kaum musyrikin.

Kisah Abu Lubabah pun bermula, ingin bergabung dengan pasukan Rasulullah dalam perang tersebut.

Namun, Rasulullah SAW tidak mengizinkannya ikut dan memintanya untuk menjaga kota Madinah. Menjaga keamanan kota Madinah tentunya tidak kalah penting dengan pergi ke medan perang.

Abu Lubabah mendapat tanggung jawab untuk memelihara keamanan dan keselamatan penduduk Madinah.

Ia juga mendapat amanah untuk menjaga keamanan dan keselamatan pepohonan dan buah-buahan di kota.

Lalu ia pun harus memenuhi kebutuhan warga hingga pasukan Islam kembali dari medan perang. Abu Lubabah pun menjalankan amanah tersebut dengan sangat baik.

Baca Juga: Syuraih Al Qadhi, Hakim yang Adil dan Menjadi Teladan

Menyerbu Perbentengan Yahudi Bani Quraizha

Kisah Abu Lubabah berlanjut saat ia mendapat kesempatan ikut Rasulullah menyerbu perbentengan Yahudi Bani Quraizha.

Rasulullah dan pasukan pun berhasil mengepung benteng Bani Quraizha selama 25 malam. Karena itu pun Bani Quraizha hidup dalam kekurangan serta ketakutan karena terkepung.

Kemudian mereka mengirim utusan kepada Rasulullah untuk meminta Abu Lubabah agar bisa menemui mereka. Akhirnya Rasulullah pun memerintahkan Abu Lubabah Mundzir untuk pergi menemui mereka.

Sebelumnya, Rasulullah meminta pendapat kepada mereka agar yang memberi keputusan adalah Sa’ad bin Mu’adz.

Namun, setelah melihat Abu Lubabah datang mereka menangis dan meminta belas kasihannya. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah mengetahui sifat baik dan pemaaf dari kaum Madinah.

Abu Lubabah pun terpengaruh dengan ucapan mereka dan tidak bisa menyembunyikan rasa ibanya.

Kemudian mereka bertanya pada Abu Lubabah bagaimana jika mereka tunduk pada keputusan Sa’ad bin Mu’adz.

Abu Lubabah pun mengisyaratkan dengan meletakkan tangannya di leher menandakan mereka akan dipenggal. Ia pun menyuruh agar mereka tidak mau menerima keputusannya.

Baca Juga: Ubay bin Kaab, Penghafal Quran yang Khawatirkan Umat Muslim

Abu Lubabah Menyadari Kesalahannya

Kisah Abu Lubabah berlanjut yang mana ia menyadari kesalahan yang telah ia lakukan barusan. Ia pun kemudian pergi ke masjid, mengikat tubuhnya pada sebuah tiang.

Selain itu ia juga menolak makan dan minum hingga Allah mengampuni dosa dan menerima taubatnya.

Ia hanya membuka rantai untuk sholat kemudian memasangnya lagi setelah selesai. Sudah tujuh hari berjalan dan ia tidak makan minum hingga akhirnya ia tidak sadarkan diri.

Kemudian Rasulullah pun mendapat firman bahwa Allah telah menerima taubat Abu Lubabah.

Kemudian seseorang pun menyampaikan kabar yang sangat baik tersebut pada Abu Lubabah. Namun, ia masih tidak mau membuka ikatannya jika bukan Rasulullah yang datang dan membukanya. Kemudian Rasulullah pun datang lalu membuka ikatan Abu Lubabah.

Demikianlah kisah Abu Lubabah dan perjuangannya untuk mendapatkan ampunan dosa dari Allah SWT atas kesalahannya. (R10/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...