Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruPermata Mahkota Kosmik yang Bisa Terlihat Tanpa Teleskop!

Permata Mahkota Kosmik yang Bisa Terlihat Tanpa Teleskop!

Permata mahkota kosmik merupakan suatu julukan untuk gugus bintang. Pleiades adalah sang permata mahkota di kosmik. Gugus bintang satu ini bersinar dengan megah di tengah langit luar angkasa.

Menariknya, gugus bintang satu ini merupakan salah satu yang paling dekat dengan Bumi. Jaraknya yang dekat tersebut membuat siapapun dapat dengan mudah melihatnya.

Namun demikian, tetap ada saat-saat tertentu yang paling pas agar Pleiades mampu terlihat tanpa harus menggunakan teleskop.

Baca Juga: Bintang Tunggal Earendel Terjauh Berhasil Tertangkap Teleskop Hubble

Indahnya Penampakan Permata Mahkota Kosmik

Di sekitar Bumi ada banyak sekali bintang yang bersinar dengan sangat terang. Beberapa bintang ada yang berkumpul dalam jarak yang relatif dekat hingga menjadi gugus atau kelompok.

Salah satu kelompok bintang yang paling terkenal adalah Pleiades. Ini merupakan salah gugus bintang terdekat di Bumi dan seringkali mendapat julukan permata mahkota.

Menurut perkiraan yang ada, Pleiades ini telah berusia 100 juta tahun. Ada setidaknya lebih dari 500 bintang yang ada di dalam gugus terbuka ini.

Saat ini bintang-bintang yang ada di dalam Pleiades dapat menyatu karena adanya gravitasi. Akan tetapi, ilmuwan memperkirakan bahwa gugus Pleiades akan runtuh dalam waktu 250 juta tahun mendatang.

Baca Juga: Umur Bintang di Langit Dapat Diketahui Para Ilmuwan? Begini Caranya!

Melihat Tanpa Teleskop

Pleiades terletak pada sekitar 400 tahun cahaya dari Bumi. Jarak tersebut tergolong cukup dekat jika dibandingkan dengan gugus bintang lainnya.

Pada malam hari, Pleiades berada di antara konstelasi Taurus. Oleh karena itu, sebenarnya sangat memungkinkan untuk melihat lebih dari 14 bintang jika tidak ada polusi udara.

Di antara banyak bintang, terdapat 7 bintang katai coklat yang sebenarnya merupakan bintang gagal. Massa katai coklat ini kecil untuk dapat memulai fusi nuklir.

Kemudian mereka bersinar di dalam cahaya inframerah tetapi akan memancarkan sangat sedikit cahaya “normal”. Bintang-bintang ini akan terlihat apabila Anda berada di selatan Perancis atau kota Amsterdam.

Biasanya Pleiades ini terlihat dengan baik antara Oktober hingga April, namun November menjadi waktu terbaik. Pada bulan November, permata mahkota kosmik ini bahkan bisa terlihat di sepanjang malam.

Baca Juga: Rasi Bintang Betelgeuse Kembali Bersinar Terang, Ini Kata Para Ahli!

Pleiades di Setiap Budaya

Pada kenyataannya, gugus bintang ini sudah cukup terkenal. Nama Pleiades sendiri berasal dari Yunani Kuno yang berarti “berlayar” karena pertama kali terlihat saat musim pelayaran.

Di Yunani Kuno, nama Pleiades ini merupakan tujuh anak dari titan yang bernama Atlas dan Pleione. Namun, nama Pleiades juga berbeda di setiap kebudayaan.

Dalam legenda suku Aborigin, bintang ini terkenal sebagai “Yunggarmurra water girls”. Sedangkan di Indonesia terkenal sebagai Lintang Waluh atau Lintang Kartika yang berarti “bintangnya bintang”.

Di India, gugus Pleiades terkenal dengan nama “Kritikka”. Jepang juga memiliki sebutan lain, yaitu “Subaru” yang berarti bintang berkumpul.

Pleiades sebagai permata mahkota kosmik ini dapat dengan mudah terlihat di wilayah Prancis dan Amsterdam. Namun, Anda tetap harus menggunakan teleskop apabila ingin melihatnya dengan lebih detail. (R10/HR-Online)

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...
Kegiatan Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Aparat Gabungan

Kegiatan Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Aparat Gabungan, Harga Tiketnya Fantastis

harapanrakyat.com,- Aparat gabungan membubarkan kegiatan adu bagong yang berlangsung di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Pasalnya, kegiatan tersebut tidak memiliki izin. Penyidik...