Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita PangandaranWarga Pangandaran Kesal, Antrian di SPBU Kedungwuluh Selalu Mengular

Warga Pangandaran Kesal, Antrian di SPBU Kedungwuluh Selalu Mengular

harapanrakyat.com,- Antrian di SPBU 34.46318 Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat selalu mengular setiap hari.

Warga yang akan membeli bensin terpaksa harus antri hingga setengah jam lebih untuk mengisi Pertalite.

Sebenarnya warga bisa saja membeli Pertalite secara eceran, namun saat ini Pertalite eceran di Pangandaran langka. Selain itu, harganya pun mahal. Sementara jumlah SPBU juga tidak sebanding dengan kendaraan yang membutuhkan bensin.

Karena alasan itu, warga memilih antri dan bersabar untuk membeli bensin di SPBU Kedungwuluh.

Salah seorang warga Nono mengaku rela mengantri dan sabar hanya demi mendapatkan bahan bakar minyak jenis bensin Pertalite 1,5 liter. Nono mengisi Pertalite untuk motornya yang biasa digunakan bekerja sehari-hari.

“Sebenarnya saya kesal Mas, ngantri sampai setengah jam lebih untuk beli bensin 1,5 liter. Tapi gimana lagi beli di eceran langka dan kalau adapun, harganya mahal,” kata Nono di sela antrian motor SPBU Kedungwuluh Padaherang, Sabtu (19/11/2022).

Nono menuturkan, membeli bensin di SPBU membuatnya bisa lebih hemat, asalkan ia sabar mengantri.

“Saya beli Pertalite 1,5 liter cukup dengan uang Rp 15 ribu, tapi kalau beli di eceran jarang. Kalau ada, 1 liter harganya sampai Rp 13 ribu bahkan ada yang jual Rp 15 ribu, mending beli di SPBU walau ngantri,” tuturnya.

Baca Juga: Jauh dari SPBU, Warga Langkaplancar Pangandaran Keluhkan Mahalnya Harga BBM Eceran

Terkait antrian di SPBU Kedungwuluh, warga lainnya Deden berharap pemerintah tidak membuat masyarakat susah. 

“Beli bensin jenis Pertalite saja harus ngantri sampai setengah jam lebih, belum lagi ditambah harga kebutuhan lainnya yang mahal. Ribet banget mas, saya berharap pemerintah segera menormalkan kondisi di masyarakat seperti sebelumnya,” katanya.

Kata Petugas tentang Antrian di SPBU Kedungwuluh Selalu Mengular

Sementara salah seorang pegawai SPBU Kedungwuluh Rinto mengatakan, dirinya menangani pembeli Pertalite untuk kendaraan roda 4 menggunakan barcode atau bisa juga plat nomor.

Sedangkan untuk kendaraan motor atau roda 2 bebas. Rinto pun sudah menghitung waktu maksimal 1 pelanggan dilayani dalam waktu 2 menit saja. Apabila ada pergantian shift, Rinto mengaku memang sedikit telat.

“Kita dimaksimalkan satu pelanggan bisa dilayani maksimal 2 menit Pak, kalau setengah jam lebih mah itu sama ngantrinya,” singkatnya.

Salah seorang pengawas SPBU Kedungwuluh Abdul Halim mengatakan, pihaknya sudah maksimal dalam melayani konsumen. Tetapi karena terkendala dengan tenaga kerja yang bergantian shift, terkadang membuat pelayanan telat. 

“Kita menjalani pelayanan penjualan sesuai aturan saja. Tidak bisa mengubah kebijakan,  aturannya gitu ya kita hanya melaksanakan,” singkatnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...
Aset Pemkab

Warga Bersihkan Aset Pemkab Ciamis yang Terlantar di Cipaku, Begini Respons BPKD

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui BPKD mengapresiasi inisiatif warga yang membersihkan aset pemerintah di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku. Apalagi sebelumnya lokasi tersebut banyak rumput liarnya.  Kabid...
Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

harapanrakyat.com,- Sikap jujur Ipda Hadiansyah, salah seorang perwira polisi dari Polres Garut, Jawa Barat, patut diapresiasi. Pasalnya, Hadiansyah mengembalikan uang pemudik yang hilang di...
Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

harapanrakyat.com,- Atap ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Kamis (3/4/2025) sekitar  pukul 17.45 WIB....
Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang

Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang, 22 Rumah Terdampak

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (3/4/2025) petang kemarin, memicu terjadinya banjir lumpur. Bencana alam tersebut melanda pemukiman warga...
Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Ini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Tim SAR akhirnya menemukan wisatawan asal Kabupaten Garut yang hilang terseret arus Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Setelah dilakukan pencarian dalam kurun...