harapanrakyat.com,- Bangunan di Situs Jambansari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan, pada bagian atap sudah mulai keropos.
Berdasarkan pantauan HR Online di lapangan, sejumlah besi atau pagar di pinggir Makam Raden Adipati Aria Kusumadiningrat yang merupakan Bupati Galuh pada tahun 1839 – 1886 sudah mulai keropos.
Bahkan, tiangnya juga sudah mulai keropos karena termakan usia. Selain itu juga bagian atap pada bangunan tersebut sudah mulai keropos jadi khawatir bangunan tersebut ambruk.
Baca juga: Ngabumi di Situs Pulomajeti Kota Banjar Muliakan Bulan Muharram
Juru Kunci Situs Jambansari Ciamis Nandang Sembada mengatakan, bangunan tersebut kemungkinan sudah ada sejak tahun 1800. Jadi sebelum wafatnya Kanjeng Prabu atau Raden Adipati Aria Kusumadiningrat bangunan ini sudah ada.
“Jadi dulu bangunan ini (Area Makam) tempat bermainnya Kanjeng Prabu, karena dulu ini adalah gazebo,” katanya, Kamis (17/11/2022).
Nandang menyebut, kondisi bangunan yang memprihatinkan tersebut membuat pihaknya khawatir. Karena itu perlu adanya perbaikan.
“Dulu sekitar tahun 1978 bangunan ini pernah renovasi satu kali, dan juga dipasang penopang besi pada bangunan agar memperkuat kondisi bangunan. Setelah renovasi, ketika ada kerusakan kita perbaiki dan kita juga lakukan perawatan-perawatan kecil saja untuk saat ini,” ucapnya.
Situs Jambansari Perlu Perhatian Pemerintah
Menurut Nandang, Pemerintah Kabupaten Ciamis saat ini sedang memperjuangkan untuk mengembalikan nama menjadi Kabupaten Galuh lagi.
Namun demikian, pihaknya meminta kepada pemerintah atau instansi terkait untuk lebih memperhatikan tempat atau situs sejarah yang memang perlu mendapatkan perbaikan, supaya menjadi ikon Kabupaten Galuh.
“Seperti Situs Jambansari ini, yang membutuhkan perhatian dari Pemerintah, karena kondisi bangunannya sudah keropos, dikhawatirkan ambruk jika tidak segera diperbaiki,” tuturnya.
Nandang berharap dengan bekerjasama antara pihak Yayasan dan juga Pemerintah, bangunan di Situs Jambansari ini bisa segera diperbaiki. Mengingat situs ini adalah salah satu ikon peninggalan Galuh.
“Sebagian bahan material seperti tiang, dan atap itu sudah keropos bahkan penopangnya juga sudah bengkok. Kami harap kepada Pemerintah bisa segera memperbaiki bangunan situs budaya ini,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online)