Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarPuluhan ODGJ Asal Kota Banjar Pulang dari RSJ Bogor

Puluhan ODGJ Asal Kota Banjar Pulang dari RSJ Bogor

harapanrakyat.com,- Setelah mendapat perawatan intensif oleh dokter spesialis kejiwaan di RSJ dr Marzoeki Mahdi Bogor, Jawa Barat, puluhan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kota Banjar kembali pulang.

Sebelumnya, puluhan pasien tersebut dievakuasi massal pada tanggal 29 September 2022 lalu di Pendopo Kota Banjar.

Baca Juga: Puluhan ODGJ di Kota Banjar Dievakuasi ke Bogor

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr. Andi Bastian, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Ika Rika mengatakan, 23 pasien tersebut kondisinya sudah mulai membaik.

“Hari ini ada 23 orang pasien yang pulang setelah mendapat perawatan di RSJ Marzoeki Mahdi. Kondisinya alhamdulillah membaik artinya bisa dirawat oleh keluarganya masing-masing,” kata Ika Rika, Rabu (19/10/2022).

Menurutnya, meskipun saat ini kondisinya sudah membaik, akan tetapi pasien orang dengan gangguan jiwa berbeda dengan pasien pada umumnya.

“Artinya pasien yang mengalami gangguan jiwa ini berbeda dengan pasien pada umumnya. Pasien seperti ini harus tetap kontrol lebih lanjut dan dukungan dari keluarga,” terangnya.

Ia menjelaskan, dukungan keluarga sangatlah penting bagi pasien gangguan jiwa. Hal itu juga akan mempercepat pemulihan kondisi kejiwaannya.

“Di keluarga dia harus sering diajak komunikasi, jangan dibiarkan sendiri atau malah dikucilkan. Contoh kecilnya mengingatkan untuk mandi, makan obat, hal seperti itu harus selalu diingatkan,” jelasnya.

Sementara itu, petugas program lintas sektor RSJ Marzoeki Mahdi, Iyep Yudiana menyampaikan, tingkat pemulihan masing-masing pasien itu berbeda tergantung latar belakang.

“Sebetulnya ada tiga faktor cepat atau lambat pemulihan kondisi pasien itu. Pertama tergantung berat atau ringannya penyakit, kedua tergantung berapa lamanya sakit, ketiga tergantung penanganannya,” katanya.

Sedangkan, untuk pasien ODGJ asal Kota Banjar tersebut persentase-nya berada pada 60 sampai 70 persen. Sehingga perawatan harus tetap dilanjutkan di rumah.

“Secara umum ada metode penanganan yang diberikan kepada pasien saat di rumah sakit, diantaranya bio, psiko, sosial, dan spiritual,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Infinix Note 50x, Waktunya HP 5G Makin Terjangkau

Infinix Note 50x, Waktunya HP 5G Makin Terjangkau

Infinix kembali menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan peluncuran Infinix Note 50x pada 27 Maret 2025 lalu. Sebagai model paling terjangkau dalam seri Note...
Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Nama Hasyim bin Abdu Manaf mungkin tidak sepopuler Nabi Muhammad SAW. Tapi perannya sangat besar dalam sejarah Islam. Ia adalah bagian penting dalam rantai...
Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition menjadi salah satu produk andalan Lenovo yang siap meluncur tahun ini. Laptop premium ini sudah mulai tersedia di...
Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...