Berita Ciamis (harapanrakyat.com)- Hydrant di Pasar Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tidak berfungsi membuat penjaga pasar kesulitan lakukan pemadaman dini saat Pasar Banjarsari terbakar, Selasa (27/09/2022), sekitar jam 23.30 WIB.
Pasca terbakarnya kios Blok B Pasar Banjarsari, para pedagang kini berharap ada upaya dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, untuk segera membuatkan lapak berjualan bagi mereka.
Selain itu, mereka pun meminta agar Pemkab Ciamis melalui DKUKMP lebih meningkatkan pengawasan dan perhatian ke Pasar Banjarsari. Ketua Paguyuban Pasar Blok B Banjarsari, Abdul Kholiq mengatakan, sulitnya mendapatkan air menjadi salah satu kendala yang menyebabkan susahnya penanggulangan dini kebakaran.
“Terus terang saja sudah lama sekali kondisi hydrant yang ada tidak berfungsi. Sehingga ketika terjadi kebakaran petugas sulit untuk melakukan penanganan dini,” ungkapnya, Rabu (28/09/2022).
Baca Juga : Kisah Korban Kebakaran Pasar Banjarsari Ciamis: Dagangan Hangus, Modal Habis!
Tak Ada Apar dan Hydrant di Pasar Banjarsari Ciamis Tak Befungsi
Menurut Abdul Kholiq, selain tidak berfungsinya hydrant, Pasar Banjarsari juga tidak dilengkapi dengan ketersediaan Apar yang tersimpan di lingkungan pasar.
“Saya juga belum pernah melihat ada Apar. Atau entah disimpannya di mana itu. Karena selama saya berjualan, sepertinya nggak pernah melihat itu yang namanya Apar. Makanya saya berharap instansi terkait untuk segera melakukan tindakan atau upaya perbaikan hydrant, dan pengadaan Apar di Pasar Banjarsari ini,” tadas Abdul Kholiq.
Hydrant di Pasar Banjarsari Rusak
Terkait hal itu, Kepala UPTD Pasar Banjarsari, Uha Nasuha mengakui bahwa seluruh hydrant di Pasar Banjarsari dalam kondisi rusak.
“Hydrant yang ada itu semuanya ada lima dan memang sudah lama tidak berfungsi. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait hal ini,” terangnya.
Sementara, lanjutnya, untuk Apar juga sebenarnya ada lima tabung. Tapi sedang dilakukan pengisian ulang di dinas. Saat ini belum juga dikirimkan lagi kesini.
Sementara itu, Kepala DKUMKP Kabupaten Ciamis, A. Khalid Fajari mengatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi bersama PDAM dan Satpol PP Ciamis mengenai kerusakan hydrant tersebut.
Hal ini agar menjadi evaluasi kedepannya, dan secepatnya DKUKMP akan memperbaiki semua hydrant yang berada di wilayah pasar Pemda Ciamis.
“Sehingga per tiga bulan sekali akan melakukan pengecekan. Untuk mengantisipasi bilamana terjadi sebuah musibah kebakaran,” terangnya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor-Eva)