Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranWidya Erti Indonesia Ajak Pemuda Pangandaran Ambil Peluang Usaha Gula Kelapa

Widya Erti Indonesia Ajak Pemuda Pangandaran Ambil Peluang Usaha Gula Kelapa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Widya Erti Indonesia bangkitkan generasi muda Pangandaran untuk melirik peluang usaha gula kelapa merah. Apalagi potensinya bisa menghasilkan Rp 4,5 juta dari 30 pohon kelapa.

Pengawas dan Konsultan Teknis Widya Erti Indonesia Nanang Budianto mengatakan, melalui Sekolah Lapang Kelapa Nira (SLKN) yang berlangsung di Pangandaran tiada lain untuk membangkitkan para penderes kelapa.

Apalagi, kata Nanang, generasi muda di bawah 40 tahun di bidang ini masih di angka 30 persen, sedangkan sisanya adalah penderes di atas 40 tahun.

Menurutnya, ini sangat bahaya ketika tidak ada lagi kebanggan profesi penderes kelapa. Apalagi ini sangat erat dengan keberlangsungan ke depannya.

“Makanya lewat strategi SLKN ini kita bangkitkan rasa bangga sebagai penderes kelapa. Biasanya kan orang berpikir ke penderesnya saja, padahal di dalamnya kita bisa memaksimalkan potensinya,” ujarnya, Rabu (15/9/22).

Baca juga: Ratusan Petani Kelapa Pangandaran Lulus SLKN, Produktivitasnya Meningkat

Ia pun mengungkapkan, dari 30 pohon  kelapa pihaknya menghitung penghasilannya bisa mencapai Rp 4,5 juta per bulan.

Meski di atas UMR Pangandaran, namun karena nilai sosial rendah sehingga masih banyak yang enggan melakukannya.

“Modal sosial industri kelapa di Pangandaran sudah teruji. Satu abad lebih rantai pasokan stabil dengan adanya kerjasama antara SJA dengan pengepul-pengepul besar lainnya,” kata Nanang.

Lantaran rantai pasokan industri gula kelapa ini potensinya besar, Nanang mengajak untuk bersama-sama memperbaiki standard proses produksinya.

Apalagi, ujarnya, usaha di bidang ini menjanjikan, seperti gula kelapa, batok, kopra, serabut bisa jadi cocopeat dan lainnya. Terlebih seluruh bagian kelapa memiliki nilai jual.

“Syukur kalau ada pemasukan alternatif lain bagi penderes kelapa, itu kuncinya,” pungkas Nanang. (Mad/R6/HR-Online)

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...