Senin, April 7, 2025
BerandaBerita PangandaranMenyeting Gigi Emas, Upaya Puskesmas di Pangandaran Turunkan Stunting

Menyeting Gigi Emas, Upaya Puskesmas di Pangandaran Turunkan Stunting

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebagai upaya percepatan penurunan Stunting, Puskesmas Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melakukan deklarasi inovasi mencegah stunting melalui Gematur, Inisasi E, Bugiza, Pokmas Pejam dan Aliran (MENYETING GIGI EMAS).

Kepala Puskesmas Cigugur Nana Sutisna mengatakan, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Ciri-ciri stunting terlihat dari tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang kesehatan.

“Biasanya stunting ditandai dengan tinggi badan yang di bawah standar,” katanya, Senin (25/07/2022).

Salah satu penyebabnya menurut Sutisna adalah sistem pengasuhan anak yang kurang baik. Hal itu karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan masa kehamilan serta saat melahirkan.

“Sebanyak 60 persen anak usia 0-6 bulan tidak mendapatkan ASI eksklusif. Terbatasnya layanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan. Kurangnya akses terhadap air bersih dan sanitasi dan kurangnya akses rumah tangga atau keluarga terhadap makanan bergizi,” jelasnya.

Baca Juga: Tinggalkan Duka dan Trauma, Warga Pangandaran Kenang Bencana Tsunami 16 Tahun Lalu

Nana berharap melalui program Menyeting Gigi Emas bisa mempercepat penurunan stunting dengan mengajak keluarga agar berperan dalam memberikan ASI eksklusif (Inisiasi E).

Selanjutnya memberikan solusi kepada masyarakat yang belum mempunyai jamban (Pokmas Pejam).

Cara berikutnya adalah dengan memberikan edukasi tentang makanan yang sehat (Gemalur). Lalu menggalang dana untuk mengatasi permasalahan gizi di desa (Bugiza) dan mencegah angka kematian ibu dan BBLR (Aliran).

“Dengan begitu maka angka gizi buruk dan stunting akan semakin berkurang. Kemudian diharapkan ke depannya tidak ada lagi yang mengalami stunting alias Zero stunting,” pungkasnya. (Enceng/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...