Pesawat luar angkasa Capstone hilang kontak setelah sukses meluncur pada 28 Juni 2022 lalu.
Capstone merupakan pesawat luar angkasa milik NASA yang menjadi pembuka jalan untuk misi Artemis di masa depan ke permukaan Bulan.
Setelah berhasil meluncur, pesawat luar angkasa seberat 25 kilogram ini berhenti berkomunikasi pada 4 Juli 2022, tidak lama setelah meluncur dari bus pesawat ruang angkasa Foton Rocket Lab.
Baca Juga: Perjalanan Pesawat Luar Angkasa Galileo
Menuju ke Bulan, Pesawat Luar Angkasa Capstone Hilang Kontak
Belum lama ini NASA kembali meluncurkan sebuah pesawat luar angkasa ke bulan yang menjadi agensa misi Artemisnya.
Pesawat dengan nama Capstone, singkatan dari misi Cislunar Autonomous Positioning System Technology Operations and Navigation Experiment lepas landas pada 28 Juni 2022 di Selandia Baru.
Saat peluncurannya, semua tampak normal dan seperti berfungsi dengan baik untuk satelit kecil. Kemudian, Capstone berhasil dipisahkan dari atas Rocket Labs Proton pada 4 Juli 2022.
Hal itu bertujuan untuk menempatkannya pada jalur lintasan orbit yang ada di sekitar bulan pada pertengahan November.
Namun, sejak terpisah dari roketnya, Capstone berhenti mengirimkan sinyal kepada NASA.
Dalam sebuah pernyataan, NASA mengatakan bahwa pesawat luar angkasa mereka mengalami masalah komunikasi dengan Deep Space Network dalam hal komunikasi.
Saat ini Capstone telah sendiri tanpa pendamping dari Rocket Lab, sehingga seharusnya pesawat luar angkasa tersebut menggunakan sistem propulsinya sendiri untuk navigasi.
NASA mengatakan bahwa Capstone membawa bahan bakar yang cukup sehingga manuver dari navigasi pada awalnya dapat tertunda untuk beberapa hari.
Sementara itu, pengontrol misi bekerja dengan pesawat luar angkasa tersebut untuk membangun kembali kontak.
Pada pembaruan berikutnya NASA Capstone telah melakukan ping kedua stasiun Bumi NASA di Madrid, Spanyol, dan juga di Goldstone.
Dengan informasi tersebut, NASA dapat menentukan perkiraan dari posisi dan kecepatan Capston di luar angkasa.
Baca Juga: Pesawat Kargo Cygnus Tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional
Tujuan Utama Misi
Misi yang menyebabkan pesawat luar angkasa Capstone hilang kontak ini sebenarnya memiliki tujuan untuk menguji stabilitas orbit.
NASA telah memiliki orbit yang sangat elips untuk stasiun luar angkasa Gateway. Peluncuran ini sangat penting dari program eksplorasi bulan Artemis milik mereka.
Jika semuanya berjalan lancar, Capston akan menempuh rute yang panjang dan juga berputar ke bulan.
Setelah itu, pesawat luar angkasa ini nantinya akan meluncur menuju orbit lingkaran Halo yang berbentuk hampir seperti bujur sangkar. Berada di sekitar satelit alami Bumi pada 13 November 2022.
Sayangnya belum sampai orbit yang menjadi tujuan, Capstone sudah harus mengalami kendala karena hilang kontak sejak 4 Juli 2022.
Juru bicara NASA, Sarah Frazier mengatakan bahwa tim pesawat luar angkasa mereka kini tengah berusaha memahami penyebab dan membangun kembali kontak.
Baca Juga: Misi Peluncuran Pesawat DART Selamatkan Bumi Dari Kepunahan
Tim sendiri sudah memiliki data lintasan yang baik untuk pesawat luar angkasa berdasarkan stasiun darat penuh dan sebagian kedua yang melewati Deep Space Network.
Dengan begitu diharapkan mereka dapat menemukan kembali pesawat luar angkasa Capstone hilang kontak sehingga misi berjalan dengan lancar. (R10/HR-Online)