Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Pencurian kendaraan bermotor di Kota Banjar, Jawa Barat ini tergolong nekat. Pasalnya, maling tersebut berani mengambil motor milik dua anggota polisi dari Polres Banjar, pada Senin (27/6/2022)
Maling tersebut mengembat 2 motor matic dalam satu malam, di lokasi yang sama tepatnya, yaitu di Perum Sanika Satyawada, Dusun Randegan, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja.
Korban bernama Bripka Andri Mulyadi mengatakan, kejadian pencurian itu pertama kali ia ketahui saat hendak pergi berdinas.
“Ketahuannya itu tadi pagi pas saya mau berangkat dinas, sekitar pukul 06.30 WIB. Kok gerbang rumah sudah terbuka,” kata korban Bripka Andri Mulyadi, Senin (27/6/2022).
Begitu mengetahui gerbang rumah sudah terbuka, Bripka Andri lalu menanyakan kepada tukang yang sedang bekerja di depan rumah.
“Nggak nyadar motor sudah hilang. Saya ke depan terus nanyain ke tukang bangunan, kenapa gerbang rumah saya terbuka? tapi katanya sudah dari tadi kayak gitu,” jelasnya.
Dugaan sementara, pencuri berhasil mengambil motor milik anggota polisi tersebut sekitar pukul 03.30 WIB. Karena sebelumnya, ia baru saja pulang dari Bandung sekitar pukul 03.00 WIB, dan masih melihat motor terparkir.
“Saya pulang dari Bandung itu sekitar pukul 03.00 WIB. Malah kunci mobil sama handphone juga masih ada dalam karena lupa. Tapi motor yang hilang,” terangnya.
Adapun ciri-ciri sepeda motor yang hilang tersebut, jenis Honda Beat tahun 2021, warna hitam dengan nomor polisi E 4273 PCB.
Maling Juga Ambil Motor Milik Anggota Polisi dari Polres Banjar
Sementara itu, peristiwa pencurian motor juga menimpa anggota polisi lainnya, yakni Bripka Anik Nurkhanifah. Korban juga sama berdinas di Polres Banjar, Polda Jabar.
Korban kehilangan motor jenis Yamaha Nmax dengan nomor polisi Z 3339 Z. Sebelum hilang, motor tersebut terparkir di gerbang depan rumahnya.
Baca Juga : Maling Motor di Kota Banjar, Aksinya Terekam CCTV
Sedangkan untuk lokasi rumah korban pertama dengan korban kedua pun tidak terlalu jauh. Karena korban masih dalam satu komplek perumahan.
Sayangnya, pantauan HR Online, di lokasi kejadian minim sistem keamanan, seperti tidak ada kamera pengintai CCTV.
Atas peristiwa itu, kedua korban kini telah melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjar. (Sandi/R5/HR-Online/Editor-Adi)