Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariMini Market Menjalar, Penghuni Pasar Tradisional Banjarsari Gulung Tikar

Mini Market Menjalar, Penghuni Pasar Tradisional Banjarsari Gulung Tikar

Banjarsari, (harapanrakyat.com),- Makin hari, keberadaan minimarket di Kecamatan Banjarsari tidak lagi bisa dibendung, jika tidak ada pembatasan perizinan pendirian mini market, bisa dipastikan jumlahnya akan terus meningkat, dan itu artinya keberlangsungan hidup toko kecil dan pasar tradisional di Banjarsari akan terancam.

Ujang (56), pedagang toko kelonotong, ketika ditemui HR, Senin (8/11) mengatakan, penghasilan para pedagang seperti dirinya semakin menurun, semenjak mulai menjalarnya sejumlah mini market.

Pada kesempatan yang sama, Ujang mengungkapkan, belum lama ini, di wilayahnya kembali berdiri mini market baru, dan jumlah mini market yang ada saat ini mencapai 5 buah mini market. Ujang khawatir, jika pemerintah tidak melakukan antisipasi, usaha masyarakat seperti dirinya akan gulung tikar.

Bahkan, menurut Ujang, sebagian kecil rekan-rekannya sudah mulai menutup toko, dikarenakan sepi pembeli dan pengunjung. Sebagian lagi, terpaksa menjual bangunan toko mereka kepada orang lain.

Diakui oleh Ujang, Kecamatan Banjarsari merupakan salah satu wilayah yang memiliki jumlah penduduk terbanyak. Kemungkinan, hal itu menjadi dasar para pemilik modal, untuk berlomba mendirikan usaha, seperti halnya mini atau supermarket

“Mungkin para pemodal menganggap, Banjarsari merupakan ladang usaha yang cukup menjanjikan, sehingga, mereka mulai merambah ke wilayah ini,”€ ungkapnya.

Namun, Ujang berharap pemerintah segera membuat peraturan tentang keberadaan dan jumlah mini market. Soalnya, dia beralasan, jika tidak ada aturan yang membatasi hal itu, maka nasib para pedagang kecil, bisa menjadi boomerang bagi pemerintah.

Kalaupun tidak, Ujang juga mengharapakan perbaikan dan penambahan fasilitas di pasar-pasar tradisional, agar mampu menarik para pengunjung, dan membuat mereka menjadi nyaman saat berbelanja.

Sementara itu, Nano (48), seorang pedagang di pasar tradisional Banjarsari, ketika dimintai tanggapan oleh HR mengatakan, semenjak menjalarnya toko dan pasar modern, omset penjualan dirinya mulai menurun.

Nano sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan merebaknya toko modern, hanya saja dia berharap, para pengusaha/ pemilik toko modern bisa bersaing dengan sehat, atau jangan ada perang harga produk.

Tentunya, para pelaku pasar tradisional harus mensiasati persaingan tersebut dengan cara-cara kreatif, untuk menyedot konsumen, misalnya menyiapkan produk-produk barang yang memang tidak disediakan oleh mini market dan makanan-makanan yang segar serta tanpa bahan pengawet.

“€œKalau sudah begini akan tercipta iklim perdagangan yang sehat, tentunya pemerintah daerah harus juga berpikir agar kenyamanan pasar tradisional pun harus segera terwujud dengan adanya perbaikan sejumlah infrastruktur pasar,”€ pungkasnya.

Dari pantauan HR di lapangan, di Kecamatan Banjarsari, jumlah supermarket sebanyak dua buah, sedangkan untuk mini market berjumlah 5 buah. (amlus)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...